Zaman sekarang, jualan jasa gambar atau video berbasis AI udah kayak jualan gorengan. Banyak yang coba, banyak juga yang gagal. Tapi jangan salah… bukan karena nggak ada pasarnya, melainkan karena caranya yang salah.
Kamu mungkin udah bikin gambar AI yang gila-gilaan keren. Atau video AI ala Disney Pixar yang bikin orang mikir, “Ini buatan studio mana?” Tapi tetap sepi order? Nah, berarti kamu butuh strategi baru. Bukan sekadar pamer karya, tapi jual hasil yang dicari klien.
🧠 Key Takeaways Biar Kamu Nggak Salah Langkah
🚀 Jangan jual fitur, jual manfaat yang bikin bisnis klien untung
🎯 Pilih niche spesifik: wedding, UMKM, konten kreator, atau branding produk
📱 Optimalkan sosial media + portfolio interaktif
📥 Gunakan strategi direct offer: DM, broadcast WA, sampai ads
🤝 Bangun kepercayaan dulu, closing akan ngikutin
Gambar & Video AI Itu Laku Banget—Kalau Tahu Cara Mainnya
Jujur aja, AI kayak Midjourney, Runway, atau D-ID itu sekarang udah makin gampang dipakai. Tapi… yang bikin orang mau bayar kamu tuh bukan karena mereka nggak bisa bikin, tapi karena mereka:
- Nggak sempat utak-atik
- Bingung pakai tools-nya
- Nggak bisa bikin hasil yang estetis dan pas branding
- Mau hasil akhir, bukan proses
Jadi, kunci utamanya adalah: ubah jasa kamu jadi solusi yang bikin klien “untung”.
Kenali Siapa yang Paling Butuh Jasa Gambar & Video AI
Jangan jual ke semua orang. Fokus pada niche yang jelas dan punya masalah visual. Contoh:
📦 UMKM Produk Lokal
➡️ Mereka butuh gambar produk yang estetik, murah, dan cepat jadi.
💒 Wedding Organizer
➡️ Butuh video prewed ala cinematic atau storytelling dengan wajah pengantin.
📚 Konten Kreator & Edukator
➡️ Mereka perlu visual menarik untuk TikTok, YouTube, IG Reels.
🎨 Brand Fashion atau MUA
➡️ Gambar lookbook, katalog, hingga AI face animation.
🎧 Musisi Indie
➡️ Video lirik AI atau ilustrasi lagu.
🎯 “Jangan kejar semua market. Fokus pada satu sampai kamu dikejar market lainnya.” — Mentor bisnis kreatif saya pernah bilang begitu, dan itu yang bikin saya konsisten closing dari satu niche dulu.
Step by Step Menjual Jasa AI Supaya Banjir Klien
1. Buat Showcase yang Bikin Ngiler 🔥
🖼️ Jangan cuma upload hasil di galeri. Tulis juga:
- “Bayangin ini jadi konten Instagram kamu…”
- “Cocok banget buat profil bisnis kamu…”
- “Video ini bisa kamu pakai buat reels promosi 30 detik”
➡️ Tampilkan fungsi, bukan cuma bentuk.
Buat highlight seperti:
📌 Before–After: foto asli klien vs versi AI
📌 Carousel Tutorial: tunjukin proses → hasil → impact
📌 Testimoni & Story klien
2. Buat Penawaran yang Gampang Dicerna 🎯
Kebanyakan kreator salah di sini. Mereka jual dengan caption kayak:
“Open commission gambar AI semi-realism dengan 5 prompt varian dan rendering 4K.”
❌ Terlalu teknis. Klien nggak ngerti.
Ganti dengan:
✅ “Butuh visual promosi keren tanpa harus syuting? Coba paket Gambar AI Premium – mulai 50rb, langsung jadi dalam 24 jam!”
🎯 Format copy jualan:
Masalah – Solusi – Harga – CTA
Contoh:
“Susah cari editor video aesthetic tapi hemat?
Kami bikin video AI estetik, 100% original, cocok buat promosi produk atau reels.
Mulai Rp 99.000 – Cek DM buat detail!”
3. Gunakan Platform yang Tepat 📱
Bukan cuma Instagram doang. Sesuaikan platform sama target audiensmu.
| Platform | Cocok Untuk | Tips Pemakaian |
| UMKM, Fashion, MUA, Wedding | Pakai reels & carousel showcase | |
| TikTok | Konten kreator, Gen Z, musisi indie | Video behind-the-scene + before/after |
| Network lama, alumni, keluarga | Kirim katalog & penawaran langsung | |
| Fiverr/Upwork | Klien luar negeri | Gunakan bahasa Inggris simpel |
| Shopee Video | Jual jasa ke seller aktif | Kolaborasi + kasih promo khusus |
4. Broadcast Cerdas, Jangan Spamming 💬
💌 Broadcast WA yang powerful:
“Halo Kak, saya lagi open slot untuk jasa video AI buat konten IG/produk. Ada promo bulan ini. Bisa saya kirim contohnya?”
Beri teaser visual, jangan langsung harga. Baru kalau mereka respon, kamu kirim katalog.
Boleh juga kirim:
- Testimoni
- Video portofolio singkat
- Link IG kamu atau landing page
5. Bangun Rasa Percaya Lewat Storytelling 🤝
Cerita kamu itu aset jualan.
📣 Ceritain:
- Kenapa kamu tertarik dunia visual AI?
- Proses kamu bantu klien sebelumnya
- Cerita klien yang awalnya skeptis, tapi puas banget
👩💼 Contoh real dari follower saya, Mita, yang jual jasa ilustrasi AI:
“Awalnya cuma iseng bantuin temen bikin gambar AI buat logo brand fashion-nya. Ternyata viral, terus dia direkomendasiin ke 7 temennya. Sekarang dia punya 3 paket jasa tetap.”
6. Buat Paket Jasa yang Gampang Dipilih 🧾
🧊 Jangan jual “jasa custom semua bisa”—orang bingung. Bikin 2–3 paket aja.
🎨 Contoh Paket Jasa Gambar AI:
| Paket | Fitur | Harga |
| Basic Visual | 2 gambar AI + revisi 1x | Rp 50.000 |
| Brand Pack | 5 gambar + tone branding + revisi | Rp 125.000 |
| Premium Paket | 10 gambar + prompt kustom + AI HD | Rp 220.000 |
🎥 Contoh Paket Video AI (Reels atau Promosi):
| Paket | Fitur | Harga |
| Mini Reels | 1 video 15 detik + caption copy | Rp 75.000 |
| Visual Boost | 3 video AI + musik + teks | Rp 180.000 |
| Storytelling Pro | Video narasi AI + animasi wajah | Rp 350.000 |
7. Gunakan Feedback Buat Naikin Trust 📈
🎯 Post testimoni secara konsisten
📢 Buat sorotan IG khusus: “Testimoni”
🎁 Tawarkan bonus untuk klien yang mau kasih testimoni
“Kak, kalau kakak kasih review, saya kasih 1 gambar AI tambahan gratis ya 😊”
Ini cara paling natural biar klien kasih feedback positif.
8. Invest Sedikit untuk Ads (Kalau Siap)
Kamu bisa mulai dari Iklan Instagram (Rp 20.000–30.000/hari) dengan target:
🧠 Demografi: 20–35 tahun
📍 Lokasi: Indonesia, atau lokal di kota kamu
🎯 Minat: Fashion, UMKM, wedding, konten kreator
Iklan yang bagus bukan yang banyak like, tapi yang bikin orang klik DM atau WA!
❓ FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyain)
Perlu skill desain atau edit berat nggak?
Nggak harus. Banyak tools AI yang user-friendly. Tapi punya sense visual tetap penting agar hasil lebih menjual.
Bolehkah pakai hasil AI untuk komersil?
Boleh, selama kamu pakai tools yang legal (seperti Midjourney, D-ID, Runway dengan lisensi komersial) dan hasilnya tidak menjiplak karya orang lain.
Apakah harus punya laptop spek tinggi?
Nggak juga. Banyak tools AI berbasis web. Bahkan bisa dari HP asal koneksi stabil.
Gimana cara ngadepin klien cerewet?
Pakai sistem paket & revisi terbatas dari awal. Buat aturan jelas. Klien yang paham aturan biasanya lebih profesional.


