Satu hal yang sering bikin frustrasi penulis baru di Medium:
“Kenapa ya tulisan saya bagus, tapi view-nya dikit banget?”
Jawaban singkatnya: karena kamu menulis di ruangan tertutup.
Medium memang platform luar biasa, tapi algoritmanya tidak selalu bekerja otomatis seperti media sosial.
Kalau kamu tidak aktif mendistribusikan tulisanmu, maka besar kemungkinan tulisan itu akan tenggelam di antara ribuan artikel lainnya.
Untungnya, Medium menyediakan fitur powerful yang bisa bantu kamu menjangkau ribuan hingga puluhan ribu pembaca. Salah satu yang paling ampuh adalah: publication.
✨ Key Takeaways
📢 Medium menyediakan fitur publish ke publication milik orang lain untuk menjangkau lebih banyak audiens
📝 Untuk bisa diterima, artikelmu harus berkualitas, relevan, dan sesuai tone publication tersebut
🚀 Selain publication, jangkauan bisa ditingkatkan dengan SEO, engagement aktif, share ke komunitas, hingga konsistensi menulis
🤝 Menjadi kontributor aktif di publication besar membuka peluang dilirik editor dan pembaca loyal
📈 Kombinasi strategi writing + distribution + networking = pertumbuhan yang konsisten di Medium
📰 Apa Itu Publication di Medium?
Bayangkan publication seperti majalah digital. Bedanya, ini bukan milik Medium secara langsung, melainkan dikelola oleh pengguna (editor) yang punya pembaca setia sendiri.
Jadi, alih-alih menulis untuk dirimu sendiri, kamu menulis di media mereka, lengkap dengan:
- Audiens loyal mereka
- Newsletter mingguan mereka
- Distribusi internal mereka
Dan kalau artikelmu cocok… mereka akan menerbitkannya di bawah nama publication tersebut.
Contoh publication besar di Medium:
- Better Programming (untuk developer)
- Mind Cafe (untuk self-help)
- The Startup (untuk bisnis & entrepreneur)
- Human Parts (untuk cerita pribadi)
✍️ Step-by-Step Publish Artikel ke Publication Orang Lain
Berikut langkah-langkahnya agar tulisanmu bisa diterbitkan lewat publication besar:
1. Temukan Publication yang Sesuai dengan Topikmu
📚 Gunakan kolom search di Medium dan filter publication.
Pastikan:
- Topiknya cocok dengan artikelmu
- Gaya bahasa dan tone-nya mirip
- Aktif dan sering update (cek last published)
2. Baca Pedoman Kiriman Mereka
Setiap publication biasanya punya link “Write for Us” atau “Submission Guidelines.”
Baca dengan cermat.
👁️ Perhatikan:
- Panjang artikel
- Format penulisan (boleh pakai “I” atau harus objektif)
- Apakah perlu gambar atau tidak
- Deadline jika ada tema bulanan
3. Ajukan Sebagai Writer (Kontributor)
Klik tombol “Request to contribute” atau hubungi editor lewat email.
Tunggu hingga kamu diterima sebagai writer.
Biasanya, jika diterima, kamu akan dapat notifikasi:
“You are now a writer for [Nama Publication]”
4. Submit Artikel Lewat Draft
Kalau sudah diterima, saat kamu menulis artikel, klik tombol “…” di kanan atas editor, lalu pilih “Add to publication.”
Pilih publication yang sudah kamu jadi kontributor di dalamnya.
Editor akan mereview artikelmu sebelum dipublish. Biasanya butuh 1-5 hari.
🟢 Kalau diterima → Artikelmu langsung tayang di halaman publication mereka.
🔴 Kalau ditolak → Kamu tetap bisa publish di akun pribadi.
🚀 Kenapa Publication Bisa Meningkatkan Jangkauan?
✨ Karena mereka sudah punya:
- Follower ribuan hingga ratusan ribu
- Artikel kamu ikut masuk newsletter mereka
- Algoritma Medium memprioritaskan publication yang aktif
📈 Artikel yang dipublish di publication besar punya kemungkinan 5x–20x lebih besar dilihat orang.
🤝 Selain Publication, Apa Lagi Cara Memperluas Jangkauan?
Tentu bukan hanya publication. Ada beberapa strategi jitu lainnya:
🌟 1. Optimasi Judul & Lead Paragraph
Judul adalah first impression. Gunakan:
- Pertanyaan menarik
- Angka/statistik
- Janji solusi dari masalah umum
- Emosi (curiosity, fear, hope)
Contoh:
“Kenapa Artikelmu Sepi View di Medium? Ini 5 Alasannya”
Lead paragraf juga harus menggugah rasa penasaran. Gunakan gaya storytelling ringan.
💬 2. Interaksi dengan Komunitas Medium
⚡ Clap artikel orang
⚡ Tinggalkan komentar insightful
⚡ Highlight kutipan menarik
Aktif di Medium seperti aktif di media sosial. Kamu membangun jejak interaksi yang membuat orang penasaran dan membuka profilmu.
🔗 3. Bagikan ke Luar Medium
📣 Promosikan artikel ke:
- Twitter/X
- LinkedIn
- Komunitas WhatsApp/Telegram
- Grup Facebook atau Reddit
Buat potongan kutipan menarik, lalu tautkan ke artikelmu.
🗓️ 4. Konsistensi Menulis
Algoritma Medium menyukai akun aktif. Jika kamu menulis:
- Minimal 2–3 kali per minggu
- Dengan kualitas konsisten
- Di jam aktif pembaca (pagi–siang waktu US/Eropa)
… maka peluang masuk “Medium Digest” atau rekomendasi artikel meningkat drastis.
🧩 5. Bangun Mailing List Sendiri
Beberapa penulis top Medium menggunakan strategi ganda:
📧 Buat newsletter pribadi (pakai Substack, Revue, Mailchimp)
🔁 Artikel Medium dikirim langsung ke list pembaca mereka
🔥 Tidak tergantung sepenuhnya ke algoritma
📊 Tabel Strategi Distribusi Artikel Medium & Efektivitasnya
| Strategi | Potensi Jangkauan | Keterangan |
| Publish ke Publication | 🔥🔥🔥🔥 | Terbaik untuk jangkauan cepat dan masif |
| Share ke media sosial | 🔥🔥 | Harus disertai CTA dan visual yang menarik |
| Bangun mailing list | 🔥🔥🔥 | Butuh waktu, tapi sangat powerful jangka panjang |
| Aktif di komunitas Medium | 🔥🔥 | Meningkatkan visibility profil dan artikelmu |
| Konsistensi menulis | 🔥🔥🔥 | Menambah follower dan kepercayaan editor publication |
🎯 Tips dari Penulis Medium Berpengalaman
🗣️ “Saya mulai dapat 10.000 view per artikel sejak rutin kirim ke publication dan ikut challenge writing mingguan mereka.” — Andri P., Penulis di The Startup
🗣️ “Jangan pelit engage. Clap dan komen itu investasi kecil yang bisa menghasilkan pembaca loyal.” — Siska A., Kontributor Mind Cafe
🗣️ “Judul yang kuat + preview yang tajam bikin click rate artikelmu naik drastis.” — Yusuf H., Editor publikasi niche teknologi
🧠 FAQ – Cara Menyebarkan Artikel Medium
Q: Haruskah saya publish semua artikel ke publication?
A: Tidak harus. Tapi untuk artikel penting atau panjang, sebaiknya iya. Jangkauan jauh lebih besar.
Q: Apa artikel saya bisa ditolak oleh publication?
A: Bisa. Biasanya karena tidak sesuai tone, terlalu pendek, atau tidak original.
Q: Bisakah saya kirim artikel yang sudah saya publish di blog pribadi?
A: Bisa, asal tambahkan catatan bahwa ini repost atau gunakan canonical link.
Q: Berapa banyak publication yang bisa saya kirimi artikel?
A: Artikel hanya bisa dikirim ke satu publication dalam satu waktu. Pilih yang paling sesuai.
Q: Apakah saya bisa membuat publication sendiri?
A: Bisa! Tapi butuh komitmen untuk konsisten mengurus, mengundang kontributor, dan membangun audiens.


