✨ Key Takeaways
🔒 Medium menyediakan fitur untuk mengatur artikel agar hanya bisa diakses oleh pembaca member (berbayar)
💰 Artikel “member-only” bisa dimonetisasi langsung lewat Medium Partner Program
🧭 Setting-nya bisa dilakukan saat kamu menulis artikel, tepat sebelum publish
⚠️ Hanya penulis yang sudah terdaftar di Partner Program yang bisa menggunakan fitur ini
🚀 Strategi ini cocok untuk kamu yang ingin fokus ke kualitas dan penghasilan daripada kuantitas view
“Artikel Gue Kok Banyak Dibaca Tapi Gak Dapet Uang?”
Kalimat ini sering banget muncul dari penulis baru Medium:
“Kok view gue udah 2000, tapi gak ada penghasilan ya?”
Lalu setelah dicek, ternyata…
🔍 Semua artikel mereka masih berstatus “Free To Read”
Alias siapa pun bisa baca, termasuk pengunjung non-member.
Padahal, Medium hanya membayar kamu jika artikelmu dibaca oleh member yang berbayar.
Kalau kamu belum setting artikel jadi “member-only”, artinya…
📌 Kamu belum buka keran uangnya.
🎯 Kenapa Harus Mengatur Artikel Menjadi “Member-Only”?
Medium memberikan dua pilihan utama setiap kali kamu menulis artikel:
- Free Access (Gratis dibaca siapa saja)
- Member-Only (Hanya untuk pembaca berlangganan)
Kalau kamu mengaktifkan opsi Member-Only, maka:
✅ Artikelmu bisa dimonetisasi penuh
✅ Akan diprioritaskan oleh algoritma Medium kepada pembaca premium
✅ Meningkatkan kemungkinan dapat dukungan lebih besar dari pembaca “Friend” (member $15/bulan)
📌 Dan yang menarik, kamu masih bisa membagikan preview artikel tersebut secara publik, agar pembaca penasaran dan akhirnya subscribe.
✍️ Langkah-Langkah Setting Artikel Medium Jadi Member-Only
Berikut cara mengaturnya dengan mudah:
✅ 1. Pastikan Kamu Sudah Terdaftar di Medium Partner Program
Kalau belum, daftarnya gratis dan bisa langsung lewat medium.com/partner-program
🔒 Hanya akun yang terdaftar di program ini yang punya akses fitur member-only monetization.
📝 2. Tulis Artikel Seperti Biasa
Masuk ke akun Medium kamu → Klik “Write a story”
Tulis artikelmu sampai selesai.
⚙️ 3. Saat Siap Publish, Klik Tombol “Publish” (kanan atas)
Setelah klik “Publish”, akan muncul pop-up dengan:
- Preview artikel
- Kolom tag
- Opsi setting visibilitas
🧩 4. Centang Opsi “Meter my story”
➡️ Centang kotak yang bertuliskan:
“Meter my story so it’s eligible to earn money”
Artinya:
✅ Artikelmu akan dikunci untuk pembaca yang sudah jadi member Medium
✅ Artikelmu akan dimonetisasi jika dibaca oleh mereka
🟢 5. Klik “Publish Now”
Selesai! Sekarang artikelmu hanya bisa dibaca oleh pengguna berbayar, dan kamu resmi mulai menghasilkan uang dari tulisanmu.
Kamu bisa mengeceknya dengan logout dari akun, lalu coba buka link artikel → akan muncul pesan:
“This story is for Medium members only.”
🧠 Tips Memaksimalkan Artikel Member-Only
Karena hanya bisa diakses oleh member, pastikan artikelmu bernilai tinggi dan berkualitas.
🟢 1. Fokus pada konten mendalam
Tulis dengan insight yang tidak bisa ditemukan di Google.
🟢 2. Gunakan storytelling yang kuat
Artikel member-only cocok untuk pengalaman, esai pribadi, tutorial eksklusif.
🟢 3. Buat preview publik yang menggoda
Beri 1–2 paragraf pertama gratis, lalu “cut” untuk memancing rasa penasaran.
🟢 4. Share dengan strategi
Bagikan teaser ke media sosial atau newsletter.
Contoh CTA:
“Baca versi lengkapnya di Medium (member-only) dan dukung penulis independen 💚”
💰 Apakah Semua Artikel Harus Member-Only?
Tidak juga. Gunakan strategi campuran:
| Tipe Artikel | Status Ideal |
| Tutorial langkah demi langkah | ✅ Member-Only |
| Curhatan pribadi mendalam | ✅ Member-Only |
| Artikel untuk virality | ❌ Free to Read |
| Artikel promosi/link luar | ❌ Free to Read |
| Ulasan produk/mikro tips | ⚖️ Boleh campur |
🚨 Waspadai Kesalahan Umum
🔴 Tidak mencentang “Meter my story” saat publish
➡️ Artikel akan tampil gratis, tidak bisa dimonetisasi.
🔴 Edit artikel dan lupa save ulang setting
➡️ Kadang perubahan reset setting awal, pastikan selalu dicek ulang.
🔴 Mengandalkan view dari non-member
➡️ Tidak semua pembaca dihitung untuk pembayaran. Hanya member Medium.
🧠 FAQ – Setting Artikel Member-Only di Medium
Q: Apakah bisa ubah artikel yang sudah publish jadi member-only?
A: Ya. Edit artikel → klik publish ulang → centang “Meter my story.”
Q: Apakah member-only membuat pembaca saya berkurang?
A: Mungkin. Tapi kamu dapat pembaca berkualitas dan monetisasi langsung. Kombinasikan dengan artikel gratis.
Q: Bisa nggak kasih akses ke orang tertentu tanpa member?
A: Tidak. Artikel member-only hanya untuk user yang berlangganan.
Q: Apakah ada batasan jumlah artikel member-only?
A: Tidak. Kamu bisa publish semua artikelmu sebagai member-only.
Q: Apakah ini otomatis menghasilkan uang?
A: Hanya jika dibaca oleh member aktif, dan durasi bacanya cukup panjang.
📚 Cerita Penulis: “Dari Gratiskan Semua, Hingga Menyesal Tidak Monetisasi dari Awal”
Dina, seorang penulis niche self-help, awalnya mempublish semua tulisannya secara publik. Banyak yang baca, banyak yang share.
Tapi setelah 3 bulan, penghasilannya?
💸 $0.00
Lalu setelah ikut Partner Program dan mengatur tulisannya jadi member-only, artikel yang sama menghasilkan:
💰 $70 dalam 5 hari pertama.
🗣️ “Saya pikir orang gak akan mau baca kalau harus bayar. Ternyata justru yang niat baca dan menghargai tulisan itu adalah mereka yang sudah member. Sekarang saya setting semua konten utama saya jadi member-only.” — Dina, penulis Medium Indonesia
Medium bukan sekadar platform nulis.
Ini adalah panggung tempat kamu bisa dibayar dari apa yang kamu pikirkan.
Tapi semua itu hanya terjadi jika kamu tahu cara mengaktifkan “keran uang” itu.
Dan itu dimulai dari satu centang kecil:
✅ “Meter my story”


