Kalau kamu punya mimpi kerja di luar negeri dan mulai galau pilih negara tujuan, dua negara ini pasti masuk daftar teratas: Amerika Serikat dan Australia. Sama-sama negara maju, sama-sama banyak lowongan kerja untuk orang asing, dan sama-sama terkenal dengan gaji tinggi.
Tapi, di antara keduanya…
Siapa yang ngasih gaji bulanan lebih besar?
Apakah kamu akan lebih cuan kalau kerja di New York?
Atau justru lebih nyaman menabung kalau kerja di Sydney?
Yuk kita bandingin secara menyeluruh — dari segi gaji rata-rata, biaya hidup, sektor pekerjaan populer, sampai keuntungan jadi pekerja asing di masing-masing negara.
💸 Key Takeaways:
📊 Amerika punya gaji nominal lebih besar, terutama di industri teknologi dan finansial.
🇦🇺 Australia unggul dalam upah minimum dan keseimbangan hidup (work-life balance).
💰 Kalau dihitung berdasarkan net income setelah pajak dan biaya hidup, Australia seringkali lebih menguntungkan untuk pekerja level menengah.
🌍 Pekerja asing (expat) banyak diterima di dua negara ini, asalkan punya skill & visa kerja yang valid.
Sekilas Tentang Sistem Gaji di Amerika & Australia
Sebelum bahas angka, penting tahu dulu bahwa sistem penggajian di dua negara ini beda.
🇺🇸 Amerika Serikat
- Gaji ditentukan per jam atau per tahun (annual salary)
- Pajak bisa tinggi, tergantung negara bagian
- Tidak ada upah minimum nasional yang tunggal, tiap state beda-beda
- Banyak potongan dari gaji: pajak federal, pajak negara bagian, asuransi sosial, dan asuransi kesehatan
🇦🇺 Australia
- Gaji biasanya dihitung per jam atau mingguan
- Upah minimum nasional berlaku di semua wilayah
- Sistem pajak progresif, tapi umumnya net income lebih tinggi daripada di AS
- Fasilitas sosial lebih merata dan banyak yang gratis (kesehatan, pendidikan anak, dll)
📊 Perbandingan Gaji Rata-Rata di Amerika vs Australia
| Aspek | Amerika Serikat 🇺🇸 | Australia 🇦🇺 |
| Gaji Minimum per Jam | $7.25 – $16 (tergantung negara bagian) | AUD 23.23 (~USD 15.20) |
| Gaji Rata-Rata per Tahun | $59.428 (~Rp 930 juta) | AUD 92.000 (~Rp 957 juta) |
| Gaji Rata-Rata per Bulan | $4.950 (~Rp 77 juta) | AUD 7.666 (~Rp 79 juta) |
| Biaya Hidup (bulanan) | $2.000 – $3.500 | AUD 2.500 – AUD 4.000 |
| Pajak Penghasilan | 10%–37% (tergantung income) | 0–45% (tapi potongan efektif lebih rendah) |
🧠 Catatan: Kurs 1 USD = Rp 15.700 | 1 AUD = Rp 10.500
Industri Pekerjaan dengan Gaji Tinggi
Kalau kamu bekerja di sektor ini, kemungkinan kamu akan dapat gaji lebih tinggi dari rata-rata:
Amerika Serikat 🇺🇸
💻 Teknologi (Software Engineer, Data Scientist)
💸 Finance (Investment Banker, Consultant)
🏥 Kesehatan (Dokter, Apoteker, Perawat Senior)
⚖️ Legal (Pengacara, Notaris, Konsultan Pajak)
Australia 🇦🇺
🛠️ Konstruksi & Engineering (Mining, Project Engineer)
🏥 Kesehatan (Nurse, Paramedic, GP)
💻 Teknologi (Developer, IT Security)
🎓 Pendidikan (Guru, Dosen, Childcare)
👷 Pekerjaan teknis (Electrician, Plumber) – sangat dihargai di Australia!
“Di Australia, pekerjaan yang di Indonesia dianggap ‘biasa’ justru bisa jadi sangat sejahtera. Contohnya tukang listrik atau mekanik bisa dapat AUD 80.000 setahun,” – ujar Reza, WNI yang bekerja di Perth sebagai welder tersertifikasi.
Biaya Hidup: Siapa Lebih Irit?
Gaji tinggi belum tentu bikin kaya. Kalau biaya hidup juga tinggi, bisa-bisa nggak ada yang bisa ditabung.
Amerika
- Sewa apartemen: $1.200 – $3.000/bulan
- Makan: $400 – $700/bulan
- Asuransi kesehatan: $300 – $700/bulan (belum tentu ditanggung kantor)
Australia
- Sewa apartemen: AUD 1.200 – AUD 2.500/bulan
- Makan: AUD 400 – AUD 700/bulan
- Kesehatan: Gratis lewat Medicare (untuk PR), atau subsidized untuk pemegang visa kerja tertentu
👉 Australia cenderung lebih ramah untuk pekerja keluarga dan long-term stay.
🇮🇩 Mana yang Lebih Baik Buat Orang Indonesia?
Kalau kamu orang Indonesia dan ingin kerja ke luar negeri, dua negara ini menawarkan keunggulan berbeda:
| Aspek | Amerika Serikat 🇺🇸 | Australia 🇦🇺 |
| Kemudahan visa kerja | Sulit (H1B ketat, kuota kecil) | Lebih terbuka (TSS Visa, PR pathway) |
| Komunitas Indonesia | Banyak tapi terpencar | Banyak & kompak (khususnya di Melbourne, Sydney, Perth) |
| Peluang relokasi perusahaan | Tinggi (Tech & Finance) | Tinggi (Kesehatan & Teknik) |
| Waktu tempuh dari Indonesia | 20–24 jam | 4–7 jam |
| Work-life balance | Kurang | Sangat baik |
🎯 Jadi, Mana yang Gajinya Lebih Besar?
📍 Kalau bicara angka mentah (gross salary), Amerika sedikit unggul.
📍 Tapi kalau bicara penghasilan bersih setelah pajak & biaya hidup, Australia seringkali lebih menguntungkan.
📍 Kalau kamu mau kerja keras, punya skill high-demand, dan tahan stres tinggi, Amerika adalah surga penghasilan.
📍 Kalau kamu cari kestabilan hidup jangka panjang dengan keseimbangan waktu kerja dan kehidupan pribadi, Australia bisa jadi pilihan ideal.
“Di AS, saya bisa dapat $120.000 per tahun, tapi kerja 60 jam seminggu. Di Australia, saya dapat AUD 90.000 tapi kerja 38 jam. Pulang masih bisa masak dan jogging,” – ujar Anisa, Software Engineer asal Jakarta.
💡 Tips Dapetin Kerja di Amerika atau Australia
🎯 Punya keahlian spesifik yang dibutuhkan (IT, kesehatan, teknik)
🎓 Minimal S1, tapi S2 sangat dihargai terutama di bidang profesional
🗣️ Kemampuan bahasa Inggris aktif (IELTS/TOEFL + interview skill)
📃 Siapkan CV Internasional dan portofolio konkret
🌐 Gunakan LinkedIn, JobStreet, SEEK, dan situs resmi perekrutan
🧾 Familiar dengan proses visa kerja & dokumen pendukung
❓FAQ (Frequently Asked Questions)
Q: Gaji mana yang lebih tinggi per bulan, AS atau Australia?
✅ Amerika punya gaji bruto lebih tinggi, tapi Australia punya upah minimum dan net income yang lebih stabil.
Q: Apakah biaya hidup lebih murah di Australia?
✅ Tergantung kota. Secara umum, biaya hidup di kota besar seperti Sydney & Melbourne hampir setara dengan LA atau New York. Tapi di luar kota besar, Australia lebih hemat.
Q: Apakah bisa kerja sambil kuliah di dua negara itu?
✅ Ya, mahasiswa internasional bisa kerja part-time di kedua negara — maksimal 20 jam/minggu.
Q: Mana yang lebih mudah visa kerjanya?
✅ Australia cenderung lebih ramah dengan program skilled migrant & PR pathway.
Q: Apakah gaji besar di AS worth it dengan stres kerja?
✅ Tergantung lifestyle kamu. Kalau kamu mengejar karier cepat dan income tinggi, AS sangat ideal. Tapi kalau kamu cari kehidupan seimbang, Australia lebih cocok.
Jadi, kamu tim Amerika atau Australia?
Apapun pilihanmu, pastikan bukan cuma soal angka gaji, tapi juga pertimbangan gaya hidup, tujuan jangka panjang, dan kenyamanan pribadi.
Karena kerja di luar negeri bukan cuma soal uang — tapi soal bagaimana kamu bisa tumbuh, berkembang, dan hidup bahagia juga.


