Cara Kerja Golang Secara Umum dengan Bahasa yang Mudah Dipahami

Person using computer to learn Golang basics

Belajar bahasa pemrograman bisa terasa seperti belajar bahasa alien, apalagi kalau kita baru mulai. Tapi jangan khawatir. Di artikel ini, kamu bakal mengenal cara kerja Golang (atau Go) secara umum, pakai bahasa yang ringan dan masuk akal—bahkan buat kamu yang baru dengar nama “Golang” hari ini.

📌 Key Takeaways

  • ⚙️ Golang adalah bahasa pemrograman buatan Google yang fokus ke kecepatan dan efisiensi
  • 🚀 Cara kerja Golang berbasis kompilasi, bukan interpreter
  • 🧵 Memiliki fitur andalan bernama goroutine untuk multitasking
  • 📦 Cocok untuk backend API, sistem besar, microservices, hingga command-line tool
  • 👶 Mudah dipelajari meskipun kamu belum pernah ngoding sebelumnya

🧠 Apa Itu Golang dan Kenapa Banyak yang Suka?

Golang (Go) adalah bahasa pemrograman yang dibuat oleh Google, dirilis ke publik pada tahun 2009. Tujuan utamanya? Bikin coding jadi lebih cepat, sederhana, dan powerful.

Golang itu ibarat mobil manual yang kuat:

  • Nggak ribet kayak C/C++
  • Nggak “berat” kayak Java
  • Lebih stabil dan efisien dibandingkan bahasa scripting seperti Python atau PHP

“Golang bikin saya jatuh cinta karena syntax-nya clean dan proses compile-nya kilat!”
Rizki, DevOps Engineer, Bandung

🧩 Bagaimana Cara Kerja Golang?

Untuk memahami cara kerja Golang, kita harus tahu alur dasarnya dari kode → program jadi → dijalankan.

Bayangkan kamu bikin program seperti ini:

package main

import “fmt”

func main() {

fmt.Println(“Halo Dunia!”)

}

Ini kelihatannya sederhana banget. Tapi apa yang sebenarnya terjadi di belakang layar?

🔧 1. Golang Menggunakan Compiler

Golang adalah compiled language. Artinya, sebelum bisa dijalankan, kode Go akan dikompilasi menjadi file binary (misalnya .exe, .out, dll).

🌀 Prosesnya:

File .go → Compiler → File binary → Dieksekusi

⚡ Keuntungan compiler:

  • Program lebih cepat
  • Bisa jalan tanpa perlu runtime (gak kayak Python yang butuh interpreter)
  • Lebih aman & stabil

🧠 2. Struktur Program Go yang Super Rapi

Dalam Go, semua program diawali dengan:

package main

dan harus punya:

func main()

Sama kayak main() di C atau Java. Ini titik awal kode kamu dijalankan.

📦 Go juga punya konsep package modular, artinya kamu bisa bagi-bagi kode ke beberapa file/folder dan import sesuai kebutuhan.

🧵 3. Fitur Andalan: Goroutine & Concurrency

Golang terkenal banget karena punya cara kerja multitasking yang super ringan lewat fitur:

Goroutine

Biasanya, kalau kamu bikin proses paralel di bahasa lain, perlu thread yang berat. Di Go, cukup begini:

go sayHello()

Cukup tambahin go, dan fungsi kamu jalan di background sebagai goroutine.

🌟 Keunggulannya:

  • Ringan (bisa ribuan goroutine sekaligus)
  • Cepat (minim overhead)
  • Cocok untuk server high traffic

🔄 4. Komunikasi Lewat Channel

Karena banyak proses bisa jalan bersamaan, Go juga menyediakan channel buat komunikasi antar-goroutine.

📦 Contoh:

ch := make(chan string)

go func() {

ch <- "Halo dari goroutine"

}()

pesan := <- ch

fmt.Println(pesan)

➡️ Ini kaya walkie-talkie antar proses.
Satu kirim, satu nerima. Aman, sinkron, dan gak rebutan.

🛠️ Golang Cocok Digunakan Untuk Apa Saja?

Golang bukan bahasa main-main. Banyak perusahaan besar pakai Go untuk sistem penting mereka.

✨ Use case populer Golang:

  • 🌐 REST API backend (cepat dan stabil)
  • 🧠 Microservices architecture
  • 🧰 DevOps tools (CLI, pipeline, automation)
  • 📡 Realtime system (chat, sensor, streaming)
  • 🗃️ Processing data besar
  • 🧪 Software testing & tooling internal

Perusahaan seperti Google, Uber, Tokopedia, Traveloka, bahkan Bukalapak sudah menggunakan Go di sebagian sistem mereka.

🔍 Kelebihan Golang Dibanding Bahasa Lain

BahasaKecepatanKemudahanConcurrencyKomunitas
Golang🔥 Cepat✅ Mudah🌟 Kuat (goroutine)🚀 Tumbuh
Python🐢 Lambat✅ Mudah⚠️ Lemah🔥 Besar
Java⚡ Cepat❗ Agak ribet💪 Kuat🔥 Besar
Node.js⚡ Cepat (async)✅ Mudah🔁 Event-loop🔥 Besar
Rust🔥🔥 Super cepat😵 Rumit💪 Kuat🚧 Baru tumbuh

👣 Langkah-Langkah Eksekusi Kode Go

Kalau kamu nulis kode Go, ini proses yang terjadi:

  1. 📄 Tulis file .go
  2. 🧱 Jalankan go build → Compiler bikin binary
  3. 🚀 Binary dieksekusi (bisa jalan di OS apapun sesuai build)
  4. 💡 Program jalan, mulai dari main()
  5. 🧵 Jika ada goroutine, mereka dijalankan paralel
  6. 📡 Komunikasi dilakukan lewat channel jika dibutuhkan

🧭 Roadmap Singkat Belajar Golang untuk Pemula

Kalau kamu tertarik belajar Golang dari nol, ini urutannya:

🧩 1. Kenalan dengan Go

  • Instalasi Golang
  • Hello World
  • Struktur program

🔄 2. Pahami Dasar Pemrograman

  • Variabel, fungsi, loop, kondisi
  • Array, slice, map

📦 3. Struktur Data & Modularisasi

  • Package, import
  • Struct, interface

🧵 4. Goroutine & Channel

  • Parallel process
  • Komunikasi antar proses

🌐 5. Bangun REST API

  • HTTP server
  • JSON handler
  • Middleware

🔧 6. Deployment & Build

  • Build binary
  • Deploy ke server / VPS

🎯 Cocok Buat Siapa?

Golang cocok banget buat kamu yang:

  • Ingin masuk dunia backend development
  • Ingin bikin aplikasi cepat dan scalable
  • Mau kerja di startup / perusahaan teknologi modern
  • Suka koding yang clean, minimalis, dan gak ribet
  • Pindahan dari PHP / Node.js dan pengen belajar backend level lanjut

❓FAQ Seputar Cara Kerja Golang

Apakah Golang susah dipelajari?

Tidak. Golang justru terkenal mudah karena sintaksnya clean dan simpel. Cocok buat pemula.

Golang lebih bagus dari Python?

Untuk performa dan concurrency, ya. Tapi Python lebih unggul untuk data science & AI.

Apakah Go bisa untuk front-end?

Tidak langsung. Go lebih cocok di backend. Tapi bisa digabung dengan Vue, React, dll lewat API.

Golang cocok untuk proyek kecil?

Cocok. Bahkan CLI tool sederhana pun bisa kamu bikin pakai Go.

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on
Share the Post:

Related Posts

Scroll to Top

Booking Form

Fill out the form below, and we will be in touch shortly.
Book Room Hotel