Di Asia Tenggara, Gaji Tinggi Ada di Negara Mana Saja?

People holding flags in Southeast Asia

Kerja di luar negeri bukan lagi mimpi. Banyak anak muda, profesional muda, sampai orang-orang yang ingin “naik kelas” memilih Asia Tenggara sebagai batu loncatan. Dekat dari Indonesia, bahasanya nggak terlalu asing, dan biaya hidup relatif terjangkau. Tapi pertanyaannya: di antara negara-negara ASEAN itu, mana sih yang punya gaji paling tinggi?

Jawabannya nggak sesimpel itu, karena gaji tinggi belum tentu berarti hidup lebih enak. Tapi kalau kamu sedang cari negara tujuan kerja dengan pendapatan besar dan potensi karier bagus, yuk kita bongkar datanya satu-satu!

💼 Key Takeaways:

💸 Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia adalah tiga besar dengan rata-rata gaji tertinggi di Asia Tenggara.
📊 Gaji tinggi biasanya dibarengi dengan biaya hidup yang juga tinggi, jadi penting hitung rasio pendapatan dan pengeluaran.
🧳 Pekerja asing (expat) umumnya mendapatkan gaji di atas rata-rata lokal, khususnya di sektor teknologi, keuangan, dan energi.
🔎 Data gaji antar negara ASEAN sangat bervariasi tergantung sektor dan pengalaman kerja.

Kenapa Asia Tenggara Jadi Incaran Pekerja Profesional?

Selain karena lokasi geografis yang strategis, Asia Tenggara menawarkan banyak hal yang bikin karier kamu bisa naik level. Singapura punya banyak kantor pusat regional perusahaan global, Vietnam dan Filipina lagi gencar di sektor digital, Malaysia mulai menjadi hub startup, dan Brunei punya kekuatan di sektor energi. Semua ini bikin kawasan ASEAN bukan cuma tempat transit, tapi juga tempat kerja yang menjanjikan.

Negara dengan Gaji Tertinggi di Asia Tenggara

Langsung saja, berikut ini beberapa negara yang menawarkan rata-rata gaji bulanan tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Data ini disesuaikan berdasarkan nilai tukar terbaru dan sumber laporan resmi tahun 2025/2026.

🇸🇬 Singapura

  • 💰 Rata-rata gaji: SGD 5.100 / bulan (~Rp 59 juta)
  • 📈 Sektor unggulan: IT, Keuangan, Bioteknologi, Hukum
  • 🌍 Cocok untuk: Expat profesional, lulusan universitas top, startup founder

💬 “Singapura itu ibaratnya New York-nya Asia. Semua ada, dan semua cepat,” kata Arif Hidayat, seorang data analyst yang sudah 4 tahun bekerja di sana.

Kelebihan:
✅ Gaji tinggi, pajak rendah
✅ Stabilitas ekonomi luar biasa
✅ Infrastruktur kelas dunia
Kekurangan:
❌ Biaya hidup mahal, terutama sewa tempat tinggal
❌ Persaingan kerja ketat banget

🇧🇳 Brunei Darussalam

  • 💰 Rata-rata gaji: BND 3.000 / bulan (~Rp 34 juta)
  • 🛢️ Sektor unggulan: Energi (minyak & gas), konstruksi, pendidikan
  • 🙌 Cocok untuk: Engineer, guru, teknisi, perawat

Brunei dikenal sebagai negara kecil tapi kaya raya. Banyak pekerja Indonesia kerja di sini terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.

💬 “Di Brunei, suasananya tenang dan nyaman. Gaji lumayan, kerja juga lebih santai,” ujar Nani, seorang perawat asal Bandung.

Kelebihan:
✅ Pajak hampir nol
✅ Gaji bersih besar
✅ Bahasa Melayu mirip Indonesia
Kekurangan:
❌ Peluang kerja tidak sebanyak Singapura
❌ Kurang cocok buat yang suka kehidupan urban

🇲🇾 Malaysia

  • 💰 Rata-rata gaji: MYR 3.200 / bulan (~Rp 10 juta)
  • 📌 Sektor unggulan: Teknologi, media, kesehatan, retail
  • 🌐 Cocok untuk: Entry-level worker, mahasiswa magang, praktisi kreatif

Malaysia sering jadi pilihan pertama pekerja migran Indonesia karena biaya hidupnya rendah tapi peluangnya tetap besar. Kuala Lumpur punya banyak kantor regional dan startup digital.

💬 “Dari segi bahasa dan budaya, Malaysia itu seperti rumah kedua. Tapi soal kerja, kamu tetap harus profesional,” kata Riko, UI/UX Designer di Petaling Jaya.

📊 Tabel Perbandingan Gaji Negara ASEAN

NegaraGaji Rata-Rata/BulanSektor PopulerPajak PendapatanBiaya Hidup (Relatif)
Singapura 🇸🇬Rp 59 jutaIT, Finance, BiotechRendahSangat Tinggi
Brunei 🇧🇳Rp 34 jutaMinyak, Gas, PendidikanHampir NolSedang
Malaysia 🇲🇾Rp 10 jutaTeknologi, Retail, KesehatanSedangRelatif Rendah
Thailand 🇹🇭Rp 8 jutaPariwisata, Media, MedisSedangSedang
Filipina 🇵🇭Rp 7 jutaBPO, Teknologi, KeuanganRendahRendah
Vietnam 🇻🇳Rp 6,5 jutaManufaktur, Digital EconomyRendahRendah
Indonesia 🇮🇩Rp 5 jutaSemua sektorSedangRendah
Kamboja 🇰🇭Rp 4 jutaTekstil, PariwisataRendahSangat Rendah
Laos 🇱🇦Rp 3 jutaAgrikultur, TekstilRendahSangat Rendah
Myanmar 🇲🇲Rp 2,5 jutaManufaktur, MigasTidak stabilSangat Rendah

🧠 Hal yang Harus Kamu Pertimbangkan Selain Gaji

💸 Gaji tinggi belum tentu bikin kamu kaya. Biaya hidup, pajak, dan gaya hidup sangat memengaruhi kemampuan kamu menabung atau investasi.

🛂 Visa kerja & legalitas – pastikan kamu masuk lewat jalur resmi. Negara seperti Singapura dan Brunei sangat ketat soal ini.

🌎 Peluang jangka panjang – jangan cuma mikir kerja 1-2 tahun. Cari negara dengan kemungkinan perpanjangan kontrak, PR (permanent residency), atau bahkan jalur kewarganegaraan.

🎯 Negara Pilihan Berdasarkan Tujuan Kerja

📌 Kalau kamu fresh graduate:
➡️ Malaysia atau Filipina cocok buat cari pengalaman dulu

📌 Kalau kamu ingin gaji besar dan tantangan:
➡️ Singapura dan Brunei adalah target utama

📌 Kalau kamu mau hidup hemat & kirim uang ke kampung:
➡️ Vietnam dan Thailand punya biaya hidup rendah tapi peluang tetap besar

🌟 Tips Biar Bisa Kerja di Negara dengan Gaji Tinggi

💼 Persiapkan CV Internasional
📚 Kuasai Bahasa Inggris & bahasa lokal jika perlu
🔍 Gabung di platform kerja global seperti LinkedIn & JobStreet
🎓 Ikut sertifikasi internasional sesuai bidangmu
🤝 Jalin koneksi dengan komunitas pekerja luar negeri

❓FAQ (Frequently Asked Questions)

Q: Negara mana yang paling besar gajinya di Asia Tenggara?

✅ Saat ini, Singapura masih memegang posisi teratas dengan rata-rata gaji sekitar SGD 5.100 per bulan.

Q: Negara mana yang paling mudah dimasuki untuk kerja?

Malaysia dan Filipina cenderung lebih terbuka untuk tenaga kerja asing, terutama dari ASEAN.

Q: Apakah biaya hidup di Singapura sangat mahal?

✅ Ya. Sewa tempat tinggal dan makan di Singapura termasuk yang tertinggi di dunia. Tapi kalau kamu bijak, masih bisa nabung kok.

Q: Apakah kerja di luar negeri harus lewat agensi?

✅ Tidak selalu. Kamu bisa daftar langsung via situs kerja internasional. Tapi agensi bisa membantu proses visa & legalitas lebih cepat.

Q: Mana yang lebih baik, gaji besar tapi biaya hidup tinggi, atau gaji sedang tapi biaya hidup rendah?

✅ Tergantung tujuanmu. Kalau ingin menabung, rasio gaji vs pengeluaran lebih penting daripada angka mentah gaji.

Kalau kamu sedang menimbang buat kerja di luar negeri, Asia Tenggara bisa jadi awal yang ideal. Lokasinya dekat, peluangnya banyak, dan kultur kerja nggak terlalu “alien” dibanding Eropa atau Amerika. Tapi tetap ingat: gaji tinggi itu cuma salah satu faktor. Yang lebih penting adalah apakah kamu bisa berkembang dan bahagia di tempat itu.

Sekarang saatnya ambil langkah. Cek peluang, upgrade skill, dan siap-siap go international. Karena kerja di luar negeri bukan cuma buat mereka yang “beruntung”, tapi juga buat kamu yang siap berjuang.

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on
Share the Post:

Related Posts

Scroll to Top

Booking Form

Fill out the form below, and we will be in touch shortly.
Book Room Hotel