Potensi Penghasilan Nge Blogging di Medium.com jika Publish Setiap Hari

Man using laptop at desk blogging on Medium

✨ Key Takeaways (Langsung setelah paragraf pertama):

πŸ” Medium.com punya sistem monetisasi langsung ke penulis β€” tanpa perlu pasang iklan
πŸ”₯ Konsistensi publish tiap hari dengan minimal 30 view bisa jadi sumber cuan pasif jangka panjang
πŸ“ˆ Berbeda dari blog biasa, algoritma Medium mirip media sosial: yang penting interaksi dan waktu baca
πŸ’° Meski view “kecil”, potensi penghasilan tetap ada jika engagement dan waktu baca tinggi
πŸ“š Medium cocok untuk penulis serius yang ingin bangun audiens loyal dan dibayar lewat kualitas

Dunia Blogging Sudah Berubah β€” Dan Medium.com Punya Ceritanya Sendiri

Ada masa di mana nge-blog identik dengan WordPress, Blogspot, atau bahkan website pribadi. Tapi sekarang? Banyak penulis yang mulai “hijrah” ke Medium.com. Alasannya? Simpel: ada peluang cuan yang lebih cepat dan jelas.

Medium bukan hanya platform tulis-menulis, tapi juga punya sistem monetisasi yang embedded, alias bawaan. Kamu gak perlu repot pasang iklan AdSense, gak perlu pusing SEO berbulan-bulan. Cukup nulis, publish, dan… kalau artikelnya punya pembaca loyal β€” kamu dibayar. Sesederhana itu, setidaknya di permukaannya.

Publish Setiap Hari, 30 View per Artikel β€” Worth It Nggak Sih?

Kita anggap kamu konsisten nulis 1 artikel per hari. Setiap artikel, katakanlah, dapat 30 view/hari. Dalam 30 hari kamu sudah punya 30 artikel aktif, dan total view harian bisa mencapai 900 view/hari.

πŸ’‘ Angka itu mungkin terlihat kecil, apalagi dibanding blog yang punya ribuan view. Tapi ada hal yang menarik di Medium: mereka membayar berdasarkan waktu baca dan engagement dari pembaca yang berbayar (subscriber Medium). Bukan cuma view mentah.

πŸ—£οΈ β€œDi Medium, 100 view dari pembaca yang baca tuntas bisa lebih berharga dari 1.000 view dari Google,” β€” Dewa Eka Prayoga, Penulis Aktif di Medium

Kalau dari 900 view itu, misalnya 10% adalah dari pembaca premium (subscriber Medium), dan mereka membaca artikelnya cukup lama (misalnya 2-3 menit per artikel), kamu bisa mengantongi $10–$30 per bulan, bahkan lebih.

Angka ini tentu fluktuatif, tergantung:

  • Rasio pembaca premium
  • Lama waktu baca
  • Interaksi (clap, follow, comment)
  • Topik dan niche

πŸ’Έ Simulasi Potensi Penghasilan (Tabel)

Hari ke-Jumlah Artikel AktifView per Hari (Total)Estimasi Pembaca PremiumEstimasi Penghasilan Harian
7721021$0.70 – $1.50
151545045$1.50 – $3.00
303090090$3.00 – $6.00
60601800180$6.00 – $12.00
90902700270$9.00 – $18.00

πŸ“Œ Catatan: perhitungan ini menggunakan asumsi bahwa 10% pembaca adalah subscriber, dengan nilai estimasi $0.10–$0.20 per pembaca premium yang aktif membaca

Medium vs Blog Biasa: Mana yang Lebih Cocok Buat Nge-Blog?

Mari kita bahas satu hal krusial: apa bedanya Medium.com dengan blog biasa yang muncul di Google?

Berikut beberapa perbandingannya:

AspekMedium.comBlog Biasa (WordPress, Blogspot)
MonetisasiMedium Partner ProgramAdsense, affiliate, produk/jasa sendiri
TrafikDari internal Medium & rekomendasi algoritmaDari Google/Search Engine
SEOTidak sekuat blog biasa di GoogleSEO-friendly jika dioptimalkan dengan baik
CommunitySangat aktif, seperti media sosialBergantung pada promosi eksternal
Trust & kredibilitasLebih tinggi karena berada di platform besarHarus dibangun sendiri dari nol
Iklan & LayoutBebas iklan, fokus ke tulisanBisa penuh iklan, lebih customizable layoutnya
Kecepatan hasilLebih cepat dibaca (algoritma bantu sebar)Butuh waktu & optimasi SEO lebih lama

Jadi, kalau kamu ingin cepat menulis, cepat dibaca, dan langsung bisa mulai hasilkan uang, Medium bisa jadi pilihan menarik. Tapi kalau kamu ingin kontrol penuh, branding sendiri, dan income jangka panjang dari banyak sumber, blog biasa tetap unggul.

Kenapa 30 View per Hari Bisa Tetap Menghasilkan?

πŸ” Karena algoritma Medium tidak butuh viral, tapi menghargai konsistensi dan kualitas. Artikel yang terus dibaca (meski hanya 30 orang/hari) bisa terus menghasilkan passive income selama berbulan-bulan.

🎯 Kuncinya bukan pada view mentah, tapi pada pembaca yang engage. Kalau 10 orang betah baca artikelmu sampai habis, itu lebih bernilai daripada 100 orang yang cuma buka lalu tutup.

πŸ’¬ Seorang penulis Medium bernama Novie Andriani pernah mengatakan dalam grup komunitas:

“Saya cuma punya 1000 followers di Medium. Tapi karena mereka pembaca serius, saya bisa dapet sekitar $200 per bulan hanya dari artikel evergreen saya yang ditulis tahun lalu.”

Itulah kekuatan Medium: artikel lama bisa tetap hidup dan dibaca berbulan-bulan kemudian.

🎯 Strategi Meningkatkan Cuan dari Medium

Berikut beberapa tips praktis biar penghasilan kamu dari Medium lebih optimal:

🌱 Pilih niche dengan pembaca premium banyak
Topik seperti personal growth, teknologi, finansial, psikologi punya audiens loyal yang suka membaca panjang.

πŸ’‘ Tulis artikel panjang dengan storytelling
Medium menyukai artikel yang bikin pembaca betah. Panjang ideal: 5–7 menit baca (sekitar 1000–1500 kata).

πŸ”₯ Gunakan judul yang provokatif tapi jujur
Judul seperti β€œSaya Gagal 3 Kali Bisnis, Tapi Begini Saya Bangkit Lagi” menarik rasa penasaran.

πŸ“’ Promosikan juga di Twitter atau LinkedIn
Medium terintegrasi baik dengan platform ini. View dari luar yang login sebagai subscriber tetap dihitung.

πŸ“– Gabung komunitas Medium Writer Indonesia
Kamu bisa saling support, saling baca artikel, dan tahu tren yang lagi rame.

πŸ“Œ Fakta Unik tentang Medium.com

FaktaPenjelasan
Berdiri Sejak2012 oleh Evan Williams (Co-founder Twitter)
Jumlah Penulis Aktif>100.000 penulis monetisasi aktif tiap bulan
Pembaca PremiumLebih dari 700.000 subscriber berbayar di seluruh dunia
Kompensasi TertinggiBeberapa penulis dapat $5.000–$10.000 per bulan hanya dari Medium
PembayaranDibayar tiap bulan via Stripe (harus punya akun Stripe)

πŸ” FAQ – Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Q: Apakah Medium bisa dipakai gratis?
A: Bisa! Tapi untuk dapat penghasilan, kamu harus gabung program “Medium Partner Program” dan punya akun Stripe aktif.

Q: Kalau nggak punya pembaca premium, apakah tetap dapat bayaran?
A: Tidak. Penghasilan hanya dihitung dari pembaca premium yang membaca artikelnya dalam durasi cukup lama.

Q: Apakah saya bisa publish artikel yang sama di blog pribadi dan Medium?
A: Bisa, tapi sebaiknya rewrite agar tidak dianggap duplicate content. Medium menyukai original post.

Q: Medium cocok untuk pemula?
A: Sangat cocok. Antarmuka simpel, dan kamu gak perlu ribet urusan teknis seperti hosting dan SEO.

Q: Apakah harus nulis dalam Bahasa Inggris?
A: Tidak. Kamu bisa menulis dalam Bahasa Indonesia, tapi pasar dan penghasilan lebih besar di konten berbahasa Inggris.

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on
Share the Post:

Related Posts

Scroll to Top

Booking Form

Fill out the form below, and we will be in touch shortly.
Book Room Hotel