Menjadi dosen bukan sekadar soal mengajar di depan kelas. Di balik aktivitas mengisi absensi dan membimbing skripsi, terselip keinginan yang manusiawi: kenaikan gaji. Tapi, jujur saja, banyak dosen merasa jalan ke sana seperti menunggu kereta yang tak kunjung datang. Apalagi, sistem birokrasi di dunia pendidikan kadang membuat proses ini terasa lambat dan membingungkan.
Namun, bukan berarti tidak mungkin. Banyak dosen yang berhasil menaikkan pendapatannya lebih cepat, baik dari jalur resmi institusi maupun inisiatif pribadi yang tetap etis dan legal. Artikel ini akan membahas caranya, dari sudut pandang administratif, keilmuan, hingga pendekatan personal yang jarang dibahas.
🎯 Key Takeaways — Tips Cepat Kenaikan Gaji Dosen
- 📌 Pahami jalur resmi kenaikan jabatan fungsional, karena gaji ikut naik seiring jabatan
- 🚀 Produktivitas akademik (publikasi, pengabdian) mempercepat penilaian angka kredit
- 🌐 Manfaatkan peluang luar institusi yang legal seperti hibah, narasumber, dan reviewer
- 💬 Bangun relasi baik dengan pimpinan karena komunikasi memengaruhi percepatan administrasi
- 🎓 Upgrade pendidikan atau sertifikasi untuk membuka jalur kenaikan gaji non-struktural
Mengapa Gaji Dosen Bisa Stagnan?
Sebelum bicara solusi, kita harus jujur dulu: kenapa banyak dosen gajinya segitu-gitu aja?
Jawabannya ada pada sistem kepegawaian. Sebagian besar dosen, terutama PNS, mengikuti jalur kenaikan pangkat dan jabatan fungsional. Setiap naik jabatan (misalnya dari Lektor ke Lektor Kepala), akan ada peningkatan tunjangan dan gaji pokok. Tapi proses ini memakan waktu karena:
🔴 Penilaian angka kredit lambat
🔴 Kurang publikasi ilmiah atau luaran tridarma
🔴 Tidak ada pendampingan untuk urus PAK
🔴 Koneksi ke LLDIKTI kurang kuat
🔴 Banyak dosen tidak tahu hak-haknya!
Jalur Formal Kenaikan Gaji: Jabatan Fungsional
Gaji dosen secara struktural sangat tergantung pada Jabatan Fungsional Akademik (JFA).
| Jabatan | Golongan | Gaji Pokok (Perkiraan) | Keterangan |
| Asisten Ahli | III/B | Rp3.000.000 – Rp3.500.000 | Level awal setelah jadi dosen tetap |
| Lektor | III/C – III/D | Rp3.500.000 – Rp4.500.000 | Naik jika aktif publikasi dan PAK |
| Lektor Kepala | IV/A – IV/B | Rp5.000.000 – Rp6.500.000 | Butuh angka kredit tinggi + S3 |
| Guru Besar | IV/C – IV/E | Rp7.000.000 ke atas | Prestisius, sulit tapi sebanding hasilnya |
🔸 Selain gaji pokok, ada tunjangan jabatan dan tunjangan sertifikasi dosen yang bisa menambah penghasilan total.
Tips Dosen Agar Cepat Naik Gaji 🚀
🌟 Fokus pada Publikasi Ilmiah Berkualitas
📚 Salah satu syarat utama naik jabatan (dan gaji) adalah punya publikasi. Tapi bukan sembarang publikasi. Harus terindeks, terakreditasi, atau masuk SINTA.
🎯 Tips:
- Kolaborasi antar kampus untuk mengurangi beban menulis sendiri
- Ikut kelas penulisan jurnal gratis (banyak diadakan kampus besar)
- Manfaatkan dana hibah internal untuk riset
“Satu artikel di jurnal internasional Q2 bisa ‘menyelamatkan’ angka kredit saya selama dua tahun,” ujar Dr. Sari Rukmini, dosen Lektor Kepala di Bandung.
💡 Aktif dalam Pengabdian Masyarakat
🎤 Pengabdian tidak harus selalu seminar formal. Mengisi pelatihan UMKM, menjadi pembicara di desa, atau bahkan pendampingan startup mahasiswa juga bisa dimasukkan sebagai kegiatan pengabdian tridarma.
📌 Tips:
- Minta surat tugas dari kampus sebagai bukti resmi
- Dokumentasikan semua kegiatan dengan foto dan laporan
- Libatkan mahasiswa untuk memperkuat dampak
🔎 Ikut Sertifikasi dan Pendidikan Tambahan
🎓 Pendidikan tambahan seperti pelatihan reviewer, sertifikasi kepakaran (misal BNSP, TOT, Asesor BAN-PT) bisa digunakan untuk meningkatkan posisi Anda secara profesional.
✨ Ini bisa memudahkan Anda menjadi narasumber, penguji luar, atau reviewer jurnal—yang semuanya dibayar.
📌 Banyak dosen melewatkan ini karena kurang informasi. Coba hubungi LLDIKTI untuk daftar program peningkatan kompetensi dosen.
🤝 Bangun Hubungan Baik dengan Atasan dan Tendik
💬 Jangan remehkan kekuatan komunikasi. Kadang proses kenaikan jabatan dan gaji lambat bukan karena Anda tidak layak, tapi karena admin lupa mendorong berkas, atau rektorat belum tahu Anda aktif.
📌 Tips:
- Rutin update progres akademik ke bagian SDM
- Dekati dosen senior yang biasa mengurus PAK
- Sampaikan niat kenaikan gaji secara profesional (jangan menunggu saja)
💼 Ciptakan Pendapatan Tambahan yang Etis
💰 Gaji bukan satu-satunya sumber. Banyak dosen mengambil peran lain yang resmi dan tidak melanggar kode etik, seperti:
🔹 Menjadi reviewer jurnal
🔹 Jadi trainer atau pembicara
🔹 Menulis buku dan dapat royalti
🔹 Menjadi konsultan di bidang ilmu masing-masing
💡 Dosen yang kreatif tidak harus menunggu gaji naik. Dia bisa menciptakan pendapatan lain yang tetap relevan dengan keilmuannya.
Tantangan Umum dalam Percepatan Gaji Dosen
😣 Minimnya pendampingan dalam pengajuan angka kredit
😣 Birokrasi yang lambat di level kampus dan LLDIKTI
😣 Keterbatasan waktu untuk menulis dan mengurus dokumen
😣 Kurang percaya diri mengajukan jabatan fungsional
😣 Takut ditolak atau merasa belum pantas naik
Tapi semua itu bisa diatasi kalau ada support system dari rekan dosen dan niat kuat pribadi.
Tips Pribadi dari Dosen yang Sukses Naik Gaji Lebih Cepat
Berikut beberapa testimoni inspiratif:
“Saya ikut pelatihan penulisan jurnal di kampus tetangga. Dari sana saya dapat mentor, akhirnya artikel saya lolos SINTA 2. Itu jadi lompatan kenaikan jabatan.”
— Dosen Muda, Yogyakarta
“Yang penting rutin submit. Meski ditolak, saya belajar banyak. Sekarang sudah Lektor Kepala dalam 4 tahun.”
— Dosen Senior, Surabaya
“Saya terbuka pada pimpinan soal kebutuhan saya naik jabatan. Ternyata mereka bantu banget dorong berkas saya ke LLDIKTI.”
— Dosen PNS, Jakarta
Tabel: Perbandingan Jalur Kenaikan Gaji Dosen
| Jalur | Kelebihan | Kekurangan |
| Jabatan Fungsional Akademik | Terstruktur, resmi, berpengaruh besar | Proses lama, butuh banyak dokumen |
| Sertifikasi Dosen | Tambahan tunjangan tetap tiap bulan | Tidak semua langsung lolos |
| Pelatihan & Sertifikasi | Bisa jadi penghasilan tambahan (trainer, reviewer) | Harus aktif mencari dan melamar |
| Aktivitas Konsultan & Penulis | Fleksibel, sesuai bidang keahlian | Harus pandai manajemen waktu dan tetap profesional |
FAQ: Seputar Kenaikan Gaji Dosen
Apakah hanya dosen PNS yang bisa naik gaji?
Tidak. Dosen swasta juga bisa naik gaji lewat kenaikan jabatan fungsional dan tunjangan yayasan, tergantung kebijakan institusi.
Berapa lama biasanya proses pengajuan kenaikan jabatan?
Rata-rata 6–12 bulan. Tapi bisa lebih cepat jika dokumen lengkap dan tidak perlu revisi banyak.
Apakah harus S3 untuk bisa jadi Lektor Kepala?
Idealnya iya, tapi jika angka kredit terpenuhi dan pengalaman cukup, bisa dipertimbangkan. Lihat kebijakan terbaru Kemenristekdikti.
Bagaimana dengan dosen non-sertifikasi? Bisa dapat tunjangan?
Masih bisa, dari insentif yayasan, proyek-proyek mandiri, atau kegiatan resmi kampus.
Apa yang dimaksud ‘luaran tridarma’?
Hasil dari kegiatan dosen yang berdampak, seperti jurnal, buku, paten, modul ajar, pengabdian masyarakat, dll.


