Banyak orang berpikir bahwa setelah mereka berlangganan platform AI seperti MidJourney, DALL·E, atau Runway ML, maka otomatis mereka bebas menggunakan semua gambar AI, bahkan yang dibuat oleh orang lain. Ini adalah kesalahpahaman besar yang bisa membawa kamu masuk ke ranah sengketa hukum.
Seorang desainer di forum Reddit pernah curhat:
“Saya ambil gambar AI dari feed publik MidJourney untuk inspirasi. Ternyata sang pembuat melaporkan saya karena menggunakannya untuk cover buku tanpa izin.”
Ini cuma satu dari sekian banyak kasus nyata yang makin sering terjadi.
✨ Key Takeaways:
📍 Berlangganan bukan berarti bebas pakai semua konten
📍 Gambar AI tetap punya atribusi kreator, meskipun dihasilkan oleh mesin
📍 Menggunakan gambar orang lain tanpa izin bisa melanggar ToS dan hak moral
📍 Sengketa bisa terjadi meski kamu sudah bayar lisensi AI
📍 Klaim kepemilikan AI art bisa rumit dan memicu konflik antar kreator
Apakah Gambar AI Punya Pemilik?
Pertanyaan ini jadi perdebatan besar di kalangan hukum dan teknologi. Memang secara teknis, gambar AI dihasilkan oleh algoritma. Tapi siapa yang memasukkan prompt? Siapa yang mendesain hasil akhirnya?
Jawabannya: pengguna atau kreator AI-nya.
Meskipun platform AI menyatakan bahwa konten bersifat bebas lisensi (terutama untuk akun Pro), hak atribusi dan klaim kreatif tetap ada. Sama seperti kamu bisa menggunakan template desain di Canva, tapi kamu tidak bisa mengklaim template orang lain sebagai milikmu, begitu juga dengan gambar AI.
Jenis Sengketa yang Sering Terjadi
Berikut beberapa bentuk sengketa gambar AI yang sering muncul, bahkan ketika kamu berlangganan:
🎯 Menggunakan Gambar Orang Lain dari Feed AI Publik Tanpa Izin
Beberapa platform seperti MidJourney menampilkan galeri publik. Tapi bukan berarti kamu bebas comot dan pakai. Ini tetap karya milik akun pembuat.
🎯 Mengklaim Gambar AI Milik Orang Lain sebagai Portofolio Sendiri
Ini sering terjadi di platform desain freelance. Banyak desainer memajang karya AI buatan orang lain untuk menarik klien.
🎯 Menggunakan Gambar AI di Produk Komersial Tanpa Cek Sumbernya
Misalnya kamu beli gambar dari marketplace, tapi ternyata gambar itu hasil dari AI milik orang lain tanpa lisensi. Akhirnya kamu bisa dilaporkan oleh kreator aslinya.
🎯 Edit Gambar AI Orang Lain dan Klaim Sebagai Karya Sendiri
Meski kamu edit, menambahkan filter, mengganti warna—tanpa izin eksplisit, kamu tetap bisa dianggap melakukan plagiarisme digital.
🎯 Sengketa di Platform NFT dan Digital Asset
Beberapa orang mencetak NFT dari gambar AI milik kreator lain. Ini bisa memicu sengketa hak cipta dan reputasi buruk di komunitas.
📊 Tabel: Bentuk Sengketa vs Platform AI Populer
| Jenis Sengketa | Platform Terkait | Potensi Resiko Hukum | Perlindungan Bagi Kreator |
| Gunakan gambar AI orang lain tanpa izin | MidJourney, DALL·E | DMCA Takedown, reputasi buruk | Ya, klaim melalui support |
| Klaim sebagai portofolio sendiri | Canva, Runway ML | Suspend akun, blacklist | Tergantung platform |
| Komersialisasi gambar tanpa lisensi | Semua platform AI | Gugatan ganti rugi, banned | Bisa lapor pelanggaran |
| Buat NFT dari gambar AI orang lain | MidJourney, Leonardo AI | Potensi tuntutan hukum | Belum semua ada perlindungan |
| Modifikasi ringan lalu klaim hak milik | DALL·E, MidJourney | Sengketa kepemilikan | Harus lapor manual |
🧾 Studi Kasus Sengketa Gambar AI
Kasus 1: Desainer Menggunakan AI Art dari Feed Publik
Seorang desainer mengambil gambar dari MidJourney Community Feed. Gambar itu digunakan sebagai cover novel indie di Amazon. Kreator aslinya menemukan dan mengajukan laporan. Akhirnya buku tersebut ditakedown.
“Meskipun itu AI, saya yang buat prompt dan edit ulang. Saya punya hak moral,” ujar kreator aslinya.
Kasus 2: NFT Ilegal dari AI Art
Sebuah akun NFT mencetak koleksi “Future Warriors” yang seluruh gambarnya diambil dari feed AI publik. Kreator asli dari Jerman melaporkan kasus ini ke OpenSea dan Reddit. Akun NFT tersebut ditutup permanen.
Kasus 3: Klien Menuntut Freelancer
Seorang freelancer membuat logo dengan AI, lalu klaim itu hasil orisinal. Ternyata klien menemukan desain itu mirip karya orang lain di galeri AI. Klien meminta refund dan menyebarkan kasus ini di LinkedIn. Freelancernya kehilangan reputasi.
Kenapa Tetap Bisa Sengketa Meski Aktif Berlangganan?
Karena lisensi AI bukan hak absolut atas semua konten, melainkan izin untuk menggunakan konten yang kamu buat sendiri—bukan hasil orang lain. Bahkan jika kamu berlangganan plan paling mahal sekalipun, kamu:
⚠️ Tidak boleh klaim karya orang lain
⚠️ Tidak boleh mendistribusikan tanpa izin
⚠️ Tidak boleh menjual ulang karya publik
⚠️ Tidak boleh membuat ulang karya dengan prompt serupa lalu mengklaim sebagai milikmu
Wawasan dari Praktisi Kreatif & Hukum
📣 Zainuddin Hasan – Pakar Kekayaan Intelektual Digital
“Masyarakat perlu menyadari bahwa AI bukan ruang tanpa hukum. Karya AI tetap memiliki ‘atribusi moral’ pada kreatornya.”
📣 Retha Ardianto – Kurator Komunitas AI Art Indonesia
“Kita dorong saling menghargai. Kalau mau pakai gambar AI dari orang lain, minimal minta izin dulu. Jangan copy-paste.”
Tips Menghindari Sengketa Gambar AI
🌟 Gunakan hanya gambar hasil buatan kamu sendiri
🌟 Jika pakai karya orang lain, minta izin dan cantumkan atribusi
🌟 Jangan ambil dari galeri publik tanpa cek ToS
🌟 Hindari komersialisasi gambar yang bukan hasil sendiri
🌟 Simpan history dan prompt sebagai bukti jika sewaktu-waktu terjadi sengketa
⚠️ Ciri-ciri Kamu Berisiko Terlibat Sengketa:
💥 Kamu memakai gambar dari feed publik tanpa edit atau izin
💥 Kamu menjual desain dari AI tanpa tahu siapa kreatornya
💥 Kamu klaim sebagai karya pribadi padahal cuma edit minor
💥 Kamu berpikir “karena ini AI, berarti bebas”
❓FAQ – Pertanyaan Umum tentang Sengketa Gambar AI
Apakah saya bisa menggunakan gambar AI orang lain jika saya juga berlangganan?
Tidak. Lisensi berlaku untuk gambar yang kamu buat sendiri, bukan buatan akun lain.
Boleh tidak saya edit gambar AI orang lain lalu digunakan?
Edit ringan tidak mengubah kepemilikan. Tetap perlu izin.
Bagaimana jika saya tidak tahu gambar itu dari AI?
Wajib verifikasi sumber. Jika terbukti melanggar, tetap bisa ditindak.
Apa itu hak moral dalam AI art?
Hak untuk diakui sebagai kreator, meskipun AI yang menghasilkan secara teknis.
Platform AI akan membela saya jika saya dilaporkan?
Tidak selalu. Jika kamu melanggar ToS, akun kamu bisa diblokir.


