Dulu aku punya mimpi rambut kayak idol K-pop — platinum white hair yang kinclong banget.
Akhirnya beraniin bleaching rambut sampai tiga kali.
Setelah proses panjang, hasilnya… cakep sih. Tapi…
✨ Dua minggu kemudian, rambutku jadi kasar kayak sapu ijuk.
✨ Bulan depannya, rambut mulai rontok banyak tiap nyisir.
✨ Dan yang paling bikin sedih — bagian depan jadi tipis banget.
Ternyata oh ternyata, cat rambut putih memang bukan sekadar warna, tapi juga ujian buat rambut kamu.
🎯 Key Takeaways
⚠️ Cat rambut putih butuh bleaching ekstrem hingga 3–4 kali
🧪 Pewarna putih = tanpa pigmen, jadi harus hapus total warna alami
💀 Prosesnya merusak keratin, kutikula, dan folikel rambut
❌ Tidak cocok untuk rambut tipis atau rapuh
🧴 Wajib disertai perawatan ekstra intensif agar tidak botak
Kenapa Rambut Putih Butuh Perlakuan Ekstrem?
Untuk mendapatkan warna putih (platinum silver), rambutmu harus benar-benar kehilangan semua pigmen dasarnya.
Itu artinya…
➡️ Harus dibleaching berkali-kali sampai rambut jadi level 10 atau lebih (hampir transparan).
Semua warna alami rambut — dari hitam, cokelat, hingga kemerahan — harus “dimatikan” dulu.
Proses ini butuh zat kimia super kuat, yang kalau gak hati-hati bisa bikin rambut gugur duluan sebelum jadi platinum.
🧪 Apa yang Terjadi Saat Rambut Dicat Putih?
🔸 1. Proses Bleaching Mengikis Lapisan Pelindung Rambut
Bleaching adalah proses oksidasi dengan bahan kimia seperti hidrogen peroksida dan persulfates.
Tujuannya untuk menghancurkan melanin (pigmen warna rambut alami).
Tapi bersamaan dengan itu, lapisan pelindung rambut (kutikula) ikut hancur.
➡️ Efeknya:
- Rambut kehilangan kelembapan
- Jadi rapuh, mudah patah
- Tidak bisa lagi mempertahankan kilau alami
🔸 2. Protein Rambut (Keratin) Rusak Total
Rambut terdiri dari 90% keratin, dan proses bleaching putih bisa menghancurkan struktur protein ini.
Beda dengan warna lain seperti cokelat atau merah yang masih mempertahankan sebagian struktur, cat putih mengosongkan segalanya.
➡️ Hasilnya: rambut jadi lemas, lepek, kusut, dan gampang rontok.
🔸 3. Kulit Kepala Terpapar Kimia Ekstra Kuat
Untuk bleaching ke level platinum, produk sering kali menyentuh kulit kepala langsung — dan ini tidak disarankan secara medis.
Efek yang mungkin terjadi:
- Peradangan folikel
- Kulit kepala perih atau panas
- Produksi sebum terganggu
- Rambut baru tumbuh lebih lambat atau tidak tumbuh
🔸 4. Pewarna Putih Tidak Menambahkan Warna Baru
Uniknya, cat rambut putih bukan pewarna dalam arti konvensional.
Ia hanya membuat rambut terlihat seperti refleksi cahaya dari “rambut kosong” tanpa pigmen.
Artinya?
➡️ Tidak ada pigmen pelindung seperti pada warna hitam atau merah.
➡️ Rambut jadi lebih rentan terhadap sinar UV, polusi, dan kerusakan mekanik.
📊 Tabel: Dampak Cat Rambut Putih vs Warna Lain
| Jenis Warna | Proses Bleaching | Risiko Kerusakan | Daya Tahan | Tingkat Perawatan |
| Putih / Platinum | 3–4x | 🔥 Sangat Tinggi | ⚠️ Cepat pudar | 💀 Ekstra intensif |
| Cokelat | 1x atau none | 🟢 Rendah | ✅ Stabil | ⚪ Ringan |
| Merah | 1–2x | 🔶 Sedang | ⚠️ Cepat luntur | 🔸 Sedang |
| Hitam | None | 🟢 Sangat Rendah | ✅ Sangat kuat | ⚪ Minimal |
👩🔬 Pendapat Ahli
“Pewarna putih adalah mimpi visual tapi mimpi buruk buat batang rambut. Kecuali kamu siap dengan perawatan khusus, lebih baik hindari.”
— dr. Lusi Permata, SpKK – Ahli Kulit & Rambut
“Kebanyakan klien dengan rambut platinum balik konsultasi karena rambutnya jadi kering parah, padahal baru sebulan.”
— Miko, Hair Colorist Jakarta Selatan
😰 Pengalaman Nyata: Rambut Putih = Rontok & Menipis
“Gak bohong, waktu bleaching kedua kali buat platinum, kulit kepala rasanya panas banget. Tapi aku tahan. Setelah dua minggu, rambutku rontok parah pas keramas. Sekarang bagian depan tinggal separuh.”
— Ayu, 25 tahun, Depok
⚠️ Siapa yang Sebaiknya Hindari Cat Warna Putih?
🛑 Rambut tipis atau bercabang
🛑 Pernah smoothing, rebonding, atau cat warna gelap sebelumnya
🛑 Kulit kepala sensitif atau pernah iritasi karena bleaching
🛑 Tidak siap dengan perawatan deep treatment mingguan
🛑 Punya sejarah rambut rontok
🧴 Cara Aman (Kalau Kamu Tetap Mau Rambut Putih)
💧 Hanya lakukan bleaching di salon profesional
💧 Jangan lebih dari 2 sesi bleaching dalam sebulan
💧 Gunakan produk toning, bukan bleaching tambahan, untuk mempertahankan warna
💧 Selalu gunakan leave-in conditioner & hair mask
💧 Hindari panas berlebih (hair dryer, catokan)
💧 Gunakan penutup kepala saat keluar rumah (hindari sinar UV langsung)
💡 Alternatif Lebih Sehat
Kalau kamu tetap ingin tampilan platinum tapi tanpa risiko ekstrem, bisa coba:
✨ Highlight platinum tipis — bukan full bleaching
✨ Warna abu-abu muda atau silver ash — lebih ringan bleaching-nya
✨ Hair wig platinum / clip extension — buat tampil beda tanpa komitmen rambut asli
❓FAQ
Kenapa rambut putih cepat rusak dibanding warna lain?
Karena harus dihapus total warna alaminya, artinya lebih banyak kerusakan dari proses bleaching.
Bisa gak rambut kembali normal setelah diwarnai putih?
🟡 Bisa, tapi butuh waktu 6–12 bulan dan perawatan intensif.
Berapa kali maksimal bleaching agar rambut tetap sehat?
Idealnya 1–2 kali, tergantung kondisi rambut. 3+ kali sangat berisiko.
Apakah bisa cat putih tanpa bleaching?
Tidak bisa. Rambut gelap tidak akan bisa menyerap cat putih tanpa bleaching.


