Di zaman serba online seperti sekarang, justru ada satu jenis layanan yang makin dicari, tapi makin sulit ditemukan: jasa pijat urut. Bukan spa fancy atau pijat relaksasi ala hotel, tapi pijat urut tradisional, yang benar-benar mengerti urat, otot, sendi, dan letak titik sakit.
Percaya atau nggak, jasa seperti ini udah jadi langka. Tapi sekalinya ada yang buka, langsung rame.
Penulis sendiri tinggal di lingkungan perumahan pinggiran kota. Dan ada satu ibu-ibu tua, tukang pijat urut yang udah buka jasa selama 10 tahun lebih. Anaknya bilang, sehari bisa dapet Rp400.000 sampai Rp700.000. Kliennya? Mulai dari orang keseleo, punggung kaku, sampai atlet muda yang salah urat.
✅ Key Takeaways
💆♀️ Modal usaha pijat urut sangat minim, bahkan bisa dimulai dari rumah sendiri
💸 Harga jasa antara Rp50.000 – Rp100.000 per orang
🚗 Layanan panggilan bisa menaikkan tarif 1.5–2x lipat
🦴 Peminat tinggi karena jarang ada tukang urut yang benar-benar paham otot dan sendi
📈 Penghasilan harian bisa mencapai Rp300.000 – Rp700.000 dengan 5–7 klien saja
Kenapa Jasa Pijat Urut Tetap Dicari di Era Digital?
Kita hidup di era di mana semua bisa dipesan via aplikasi. Tapi untuk pijat urut? Tidak semudah itu.
📌 Aplikasi lebih banyak tawarkan pijat spa atau relaksasi, bukan terapi sendi dan keseleo
📌 Banyak orang lebih percaya rekomendasi dari mulut ke mulut
📌 Jasa urut jadi pilihan utama untuk:
- Anak kecil masuk angin
- Lansia pegal atau kaku
- Cedera olahraga
- Salah bantal atau salah posisi tidur
Makanya, ketika ada yang buka jasa pijat urut “beneran”, langsung jadi rebutan.
Layanan Pijat yang Laku: Keseleo, Pegal, Cedera Otot
🦵 Keseleo pergelangan kaki
💪 Otot kaku karena kerja berat
🧍♂️ Sakit pinggang akibat duduk terlalu lama
🧒 Masuk angin pada anak-anak
🛌 Salah tidur atau salah bantal
Biasanya, klien tahu tempat sakit mereka, tapi nggak tahu urat mana yang bermasalah. Di sinilah keahlian tukang urut berperan penting.
Kisah Nyata: Ibu-Ibu Tukang Pijat yang Dapat Rp700rb per Hari
📍 Ibu Sari, tetangga penulis, sudah buka jasa pijat urut sejak tahun 2013.
📅 Buka setiap hari dari jam 08.00–16.00
👵 Usianya 59 tahun, tapi masih kuat urut seharian
💰 Tarif:
- Rp50.000 untuk orang sekitar
- Rp100.000 untuk panggilan ke rumah
“Kalau hari biasa bisa 6–8 orang. Kalau Sabtu-Minggu bisa 10-an. Paling rame ibu-ibu dan bapak-bapak yang kerja bangunan,” katanya sambil tersenyum.
📈 Rata-rata penghasilan: Rp400.000–Rp700.000 per hari. Dan itu tanpa pegawai. Hanya beliau seorang diri.
Modal Awal yang Dibutuhkan: Murah, Bahkan Hampir Nol
Berbeda dengan usaha kuliner atau toko online, bisnis ini bisa dimulai dengan:
🛏️ 1 kasur busa atau matras
🧴 Minyak urut / balsem
🧼 Handuk dan lap bersih
📦 Box kecil untuk peralatan
💰 Estimasi Modal Awal:
| Kebutuhan | Estimasi Biaya |
| Kasur busa lipat | Rp300.000 – Rp500.000 |
| Minyak & balsem | Rp100.000 |
| Handuk & lap | Rp150.000 |
| Total | Rp550.000 – Rp750.000 |
✨ Bahkan bisa lebih murah kalau sudah punya perlengkapan di rumah.
Skill Paling Penting: Paham Otot dan Letak Urat
🧠 Ini bukan cuma soal tenaga. Tapi juga pola pikir dan pengalaman. Tukang pijat yang tahu posisi saraf dan urat bisa langsung:
✅ Menentukan titik yang harus ditekan
✅ Tahu arah pijatan agar tidak makin sakit
✅ Bisa membedakan antara ketegangan otot dan cidera ligamen
📚 Kamu bisa belajar teknik dasar pijat urut dari:
- Kursus singkat pijat tradisional
- Belajar langsung dari tukang urut senior
- Video tutorial YouTube (pastikan dari sumber terpercaya)
Jasa Panggilan: Naikkan Harga, Naikkan Kenyamanan
Banyak pelanggan gak bisa datang ke tempat pijat karena:
🚗 Gak ada kendaraan
👴 Lansia
💼 Sibuk kerja
🤕 Cidera berat
Solusinya? Tawarkan jasa panggilan ke rumah.
💰 Harga bisa naik jadi Rp100.000–Rp150.000 per kunjungan, tergantung jarak
📱 Promosi bisa lewat WhatsApp atau grup warga
📌 Siapkan tas kecil isi minyak, handuk, dan perlengkapan portabel
📊 Tabel Simulasi Keuntungan Harian vs Biaya Operasional
| Jumlah Klien / Hari | Tarif Per Klien | Pendapatan Harian | Biaya Operasional | Estimasi Laba |
| 5 orang | Rp60.000 | Rp300.000 | Rp30.000 (minyak) | Rp270.000 |
| 7 orang | Rp75.000 | Rp525.000 | Rp50.000 | Rp475.000 |
| 10 orang (termasuk panggilan) | Rp90.000 | Rp900.000 | Rp70.000 | Rp830.000 |
Angka bisa bervariasi tergantung lokasi, tarif daerah, dan jenis layanan.
Tips Promosi Efektif Lewat WA Grup, Google Maps, dan IG
📱 WhatsApp Grup Tetangga: Cara tercepat dapat klien lokal
📍 Google Maps Listing: Buat lokasi usaha, kasih foto & testimoni
📸 Instagram / Facebook: Upload video pendek teknik urut (edukatif)
🌟 Promo pertama gratis untuk 3 orang pertama per hari
🔥 “Testimoni dan repeat client adalah senjata utama.”
❓FAQ: Pertanyaan Umum Soal Usaha Jasa Pijat
Q: Saya gak punya pengalaman, bisa mulai usaha ini?
A: Bisa, asal mau belajar teknik dasar urut. Banyak kursus offline maupun online.
Q: Apakah harus punya sertifikat?
A: Tidak wajib, tapi sangat membantu untuk menambah kepercayaan konsumen.
Q: Gimana biar klien balik lagi?
A: Kasih pelayanan ramah, hasil pijatan memuaskan, dan tawarkan diskon khusus untuk kunjungan berikutnya.
Q: Apa aman buka jasa pijat di rumah?
A: Sangat aman, asal tempat bersih dan kamu jaga etika serta profesionalitas.


