π‘ Key Takeaways
π₯ Jangan simpan HP atau powerbank di bawah jok, risiko meledak dan kebakaran tinggi
π₯ Beberapa kasus motor terbakar dipicu barang elektronik yang overheat
β½ Hindari bawa korek, parfum semprot, atau aerosol di bagasi motor
π Jangan modifikasi kelistrikan sembarangan, bisa korsleting dan memicu ledakan
π§ Keselamatan di jalan bukan cuma soal helm & SIM, tapi juga cara bawa barang dan rawat motor
Kita sering kali menyepelekan hal kecil saat naik motor. Salah satu kebiasaan yang masih sering dilakukan pengendara adalah menyimpan HP, powerbank, dan barang elektronik lainnya di bawah jok motor.
Padahal, ini bukan soal kenyamanan atau sekadar “biar nggak kehujanan”. Ini soal nyawa.
Sudah ada kasus nyata motor meledak hingga pengendaranya meninggal, karena kombinasi suhu panas mesin + barang elektronik tertutup di bagasi. Dan banyak dari kita nggak sadar: motor itu nggak didesain buat nyimpen barang panas atau aktif secara elektronik.
π₯ Kasus Nyata: HP Meledak di Jok Motor
π Cikarang, 2023 β Seorang pengendara muda meninggal dunia setelah motornya terbakar saat berhenti di lampu merah. Setelah diselidiki, ditemukan powerbank dan HP yang sedang dicas di dalam jok. Panas dari mesin dan proses charging memicu ledakan.
π Makassar, 2022 β Motor terbakar hebat setelah pengendara menyimpan dua powerbank besar di bawah jok. Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi motornya hangus total.
π Masalahnya: Bagasi motor (di bawah jok) terkunci rapat dan tidak memiliki sirkulasi udara. Saat mesin panas, suhu di ruang itu bisa naik lebih dari 60Β°C, cukup untuk membuat baterai lithium di HP atau powerbank menjadi tidak stabil.
π§― Kenapa Barang Elektronik Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor?
π₯ Overheat β Mesin panas β suhu bagasi naik β baterai lithium bisa meledak
β‘ Risiko Korsleting β Barang elektronik bisa mengalami arus pendek saat terguncang
π Barang mudah terbakar β Sekali terbakar, api bisa menjalar ke tangki bensin
π§³ Ruang terlalu sempit β Barang tertindih & terhimpit bisa memicu tekanan panas
π’ Menurut Ir. Arfan Rachman, pakar otomotif & keselamatan kendaraan:
“Motor bukan tempat menyimpan benda elektronik aktif. Terutama yang sedang dicas. Kombinasi getaran, suhu, dan ruang tertutup bisa jadi pemicu tragedi.”
π« Barang-Barang yang Harus Dihindari Disimpan di Jok Motor
π± HP atau Powerbank (sedang menyala/charging)
π¨ Parfum semprot / aerosol / deodoran gas
π₯ Korek api gas (terutama yang isi ulang)
π Baterai cadangan atau charger aktif
π¦ Obat-obatan yang sensitif terhadap panas
πͺ Kaca pembesar atau benda optik (bisa memantulkan panas)
π₯ Barang yang Boleh Disimpan di Jok (Asal Dalam Kondisi Mati)
β
HP mati (tidak dicas)
β
Jas hujan
β
Sarung tangan / masker
β
Dompet / surat kendaraan
β
Snack ringan, tapi jangan yang berbahan kaleng bertekanan
Selalu pastikan tidak ada barang yang bisa meledak, terbakar, atau meleleh.
π Pantangan Lain Bagi Pengendara Motor
π οΈ Modifikasi Kelistrikan Asal-asalan
β οΈ Banyak orang pasang USB charger sembarangan, tanpa sekering, langsung ke aki.
π Risiko:
- Korsleting
- Overload
- Bisa bikin sistem kelistrikan terbakar
π‘ Tips:
- Selalu gunakan teknisi berpengalaman
- Pakai kabel tahan panas & sekering pengaman
β½ Isi BBM Sambil Merokok
π₯ Kombinasi paling mematikan. Walaupun terlihat sepele, uap bensin sangat mudah terbakar, bahkan sebelum cairannya menyentuh api.
π Kasus terbanyak terjadi di SPBU daerah pinggiran yang pengawasannya longgar.
π§ Mengabaikan Perawatan Rantai & Rem
βοΈ Rantai kendor bisa bikin motor lepas kendali. Rem aus = jarak pengereman lebih panjang = risiko kecelakaan meningkat.
π§° Pantangan:
- Jangan tunda ganti kampas rem
- Jangan pakai rantai sampai berkarat total
- Jangan biarkan ban gundul
π§ Bawa Penumpang Tanpa Helm & Sepatu
Ini masih jadi kebiasaan buruk. Bawa penumpang, apalagi anak-anak, tanpa pelindung apa-apa. Padahal, kecelakaan tidak pilih korban.
π Selalu bawa:
- Helm cadangan
- Jas hujan ganda
- Sepatu atau sandal kuat (hindari sandal jepit)
π§ Bawa Minuman Kaleng atau Botol Gas dalam Bagasi
Minuman kaleng, gas kecil, atau alat-alat portable cooking bisa meledak jika terkena panas mesin.
π§ Ingat: Motor bukan kulkas. Suhunya meningkat seiring jarak tempuh, terutama pada motor matic.
π Statistik Kecelakaan Motor Akibat Barang Berbahaya
| Jenis Insiden | Persentase (Data 2023) |
| Motor terbakar di jalan | 37% |
| Korsleting charger | 24% |
| Ledakan powerbank | 19% |
| Meledak karena parfum | 11% |
| Lain-lain | 9% |
π Sumber: Komunitas Safety Riding Indonesia
β Tips Aman Saat Berkendara Motor
βοΈ Simpan barang elektronik di tas, jangan di jok
βοΈ Jangan nyalakan charger terus-menerus saat motor mati
βοΈ Gunakan charger motor dengan sekering pengaman
βοΈ Jangan parkir motor langsung di bawah matahari (memicu overheat)
βοΈ Jangan taruh powerbank di tas yang terlalu rapat dan lembab
βοΈ Jangan menyimpan gas/parfum/aerosol di ruang tertutup panas
π¬ Testimoni: βSaya Hampir Kehilangan Motor karena Powerbankβ
Andi (28), ojek online, Jakarta Barat
βLagi nunggu order, saya taruh powerbank dan HP di bawah jok, sambil dicas. 20 menit kemudian jok bagian samping panas banget. Begitu dibuka, powerbank udah meleleh, nyaris terbakar. Untung belum telat!β
FAQ: Pantangan Pengendara Motor
Apakah boleh menyimpan HP mati di jok?
Boleh, asal tidak dalam proses charging dan tidak tertekan.
Powerbank boleh dibawa di tas motor?
Boleh, asal tidak dalam kondisi panas, tidak dicas, dan tidak tertindih.
Apakah charger motor berbahaya?
Tidak, asal pemasangannya benar dan pakai sekering.
Apakah semua motor punya risiko yang sama?
Motor matic cenderung lebih panas bagian bawah joknya karena posisi mesin dan aki.


