Puncak Gunung Salak Yang Wajib Diketahui Para Pendaki

People standing on Gunung Salak summit

Gunung Salak itu tidak pernah benar-benar ramah. Ia indah, iya. Hijau, rimbun, berkabut, misterius. Tapi ramah? Belum tentu.

Bagi banyak pendaki di Jawa Barat, Puncak Gunung Salak adalah semacam ujian mental. Bukan karena ketinggiannya yang luar biasa, tapi karena karakternya. Licin. Curam. Minim sumber air. Dan sering kali, kabut datang tanpa permisi.

Sebelum Anda memutuskan naik, ada beberapa hal yang benar-benar wajib diketahui.

Key Takeaways:
🏔 Gunung Salak memiliki beberapa puncak dengan karakter berbeda
🌫 Kabut tebal dan jalur licin jadi tantangan utama
📍 Jalur populer: Cimelati dan Pasir Reungit
⚠️ Termasuk gunung berapi aktif dengan aktivitas fumarola
🎒 Persiapan fisik dan navigasi sangat krusial

Mengenal Kompleks Gunung Salak

Secara geologi, Gunung Salak Bogor adalah gunung api kompleks dengan beberapa kawah aktif dan puncak berbeda. Tingginya sekitar 2.211 mdpl.

Meski tidak setinggi Semeru atau Rinjani, jangan remehkan. Kontur jalurnya terkenal terjal dan minim kompromi.

Menurut data PVMBG, Salak termasuk dalam kategori gunung api aktif dengan aktivitas hidrotermal dan fumarola di beberapa titik kawahnya. Artinya, sistem magmatik di bawahnya masih hidup.

Namun daya tarik Salak bukan hanya soal status vulkaniknya. Ia punya beberapa puncak yang sering membingungkan pendaki pemula.

Puncak Salak 1 (Puncak Tertinggi)

Inilah titik tertinggi dan paling dicari: puncak Salak 1.

Ketinggiannya sekitar 2.211 mdpl. Banyak pendaki menyebutnya sebagai puncak “asli” Gunung Salak.

Trek menuju puncak ini terkenal berat. Tanjakan panjang, akar pohon menjulur, tanah merah yang licin saat hujan.

Saya pernah mendaki via Cimelati. Di kilometer terakhir, rasanya seperti menaiki tangga tanpa ujung. Nafas berat. Lutut bergetar. Tapi ketika sampai? Hutan terbuka tipis, suasana sunyi, dan sensasi puas yang sulit dijelaskan.

Tidak ada panorama luas seperti Gede atau Ciremai. Salak lebih tertutup. Lebih intim.

Puncak Salak 2

Lebih rendah dari Salak 1, namun tetap menantang.

Banyak pendaki mengira sudah sampai puncak tertinggi saat tiba di sini. Padahal belum.

Karakter jalurnya hampir sama: akar, lumpur, kabut. Namun relatif sedikit lebih “ringan” dibandingkan jalur akhir menuju Salak 1.

Jalur Pendakian Gunung Salak

Memilih jalur pendakian Gunung Salak bukan keputusan sepele. Setiap jalur punya tingkat kesulitan berbeda.

Beberapa jalur populer:

📍 Cimelati (Sukabumi) – jalur favorit menuju Salak 1
📍 Pasir Reungit – akses relatif lebih jelas
📍 Curug Nangka – jalur klasik namun panjang
📍 Cidahu – jalur dengan variasi medan ekstrem

Menurut komunitas Mapala IPB yang rutin melakukan pendakian teknis di Salak, jalur Cimelati termasuk yang paling “jujur”—tidak banyak bonus landai.

Tantangan yang Sering Diremehkan

Gunung Salak punya reputasi yang cukup kuat di kalangan pendaki senior.

Beberapa faktor yang sering membuat pendaki kesulitan:

🌧 Curah hujan tinggi hampir sepanjang tahun
🌫 Kabut tebal yang mengganggu navigasi
🧭 Minim tanda jalur di beberapa titik
💧 Sumber air terbatas

Seorang rescuer dari Basarnas Bogor pernah mengatakan dalam sebuah diskusi komunitas, “Sebagian besar insiden di Salak bukan karena faktor mistis, tapi karena kurang persiapan dan navigasi.”

Kalimat itu penting.

Status Vulkanik dan Zona Rawan

Sebagai bagian dari daftar gunung berapi Jawa Barat, Salak memiliki beberapa kawah aktif seperti Kawah Ratu.

Zona rawan biasanya berada di radius tertentu dari kawah aktif. Pendaki disarankan tidak mendekati area fumarola tanpa izin atau pengawasan.

Data terbaru menunjukkan aktivitas masih dalam level normal. Namun pemantauan tetap rutin dilakukan oleh PVMBG.

Artinya, mendaki aman selama mengikuti aturan dan mengecek status Gunung Salak terbaru sebelum berangkat.

Mitos vs Fakta Gunung Salak

Tidak bisa dipungkiri, mitos Gunung Salak cukup kuat. Banyak cerita tentang jalur “menghilang” atau pendaki tersesat secara misterius.

Namun secara rasional, kombinasi kabut tebal, minim tanda jalur, dan orientasi medan yang mirip di banyak titik memang bisa membuat siapa pun kebingungan.

Psikolog alam bebas, Dr. Andi Rahman, menjelaskan bahwa dalam kondisi lelah dan minim visibilitas, otak manusia lebih mudah mengalami disorientasi spasial.

Jadi sebelum menyalahkan hal tak terlihat, pastikan kompas dan GPS Anda berfungsi.

Perbandingan Singkat Puncak Salak

PuncakKetinggianKarakterTingkat Kesulitan
Salak 1±2.211 mdplTertinggi, hutan lebatTinggi
Salak 2±2.180 mdplLebih terbukaSedang-Tinggi
Kawah Ratu±1.400 mdplAktivitas fumarolaRingan-Sedang

Tips Mendaki Gunung Salak

Pendakian Salak bukan tempat untuk uji coba perlengkapan baru tanpa latihan.

🎒 Gunakan sepatu dengan grip kuat
🧭 Bawa kompas dan GPS offline
🌧 Siapkan jas hujan meski cuaca cerah
💧 Bawa cadangan air cukup
👥 Jangan solo hiking

Komunitas pecinta alam sering menyarankan minimal 3 orang dalam satu tim untuk keamanan.

Kenapa Banyak Pendaki Tetap Kembali?

Karena ada sesuatu yang berbeda di sini.

Salak bukan gunung dengan sunrise megah. Ia tidak menawarkan hamparan sabana luas. Tapi ia menawarkan sensasi “liar” yang jarang ditemukan di gunung populer lainnya.

Mungkin karena ia tidak terlalu turistik.
Mungkin karena jalurnya terasa lebih alami.
Atau mungkin karena setiap langkah di sana terasa seperti negosiasi dengan alam.

Dan bagi sebagian pendaki, itulah daya tariknya.

FAQ Seputar Puncak Gunung Salak

Apakah Gunung Salak cocok untuk pemula?

Kurang direkomendasikan bagi pendaki yang benar-benar baru karena jalurnya cukup menantang.

Jalur mana yang paling direkomendasikan?

Cimelati sering menjadi pilihan utama untuk menuju Salak 1.

Apakah aman mendaki saat musim hujan?

Risikonya meningkat karena jalur sangat licin dan kabut lebih tebal.

Apakah ada sumber air di jalur?

Terbatas, jadi disarankan membawa cukup air dari basecamp.

Apakah perlu pemandu lokal?

Untuk pendaki pertama kali, sangat disarankan.

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on
Share the Post:

Related Posts

Scroll to Top

Booking Form

Fill out the form below, and we will be in touch shortly.
Book Room Hotel