Tahun 2025 Lebih Banyak Pengiklan Meta Ads atau Google Ads?

Kalau Anda tanya ke 10 pebisnis digital di 2025, jawabannya mungkin akan terbagi dua.

Sebagian bilang,
“Sekarang Meta Ads lagi gila-gilaan performanya.”

Sebagian lagi yakin,
“Google Ads tetap raja. Intent-nya beda.”

Lalu sebenarnya… di tahun 2025 lebih banyak pengiklan pakai Meta Ads atau Google Ads?

Jawabannya tidak sesederhana angka. Tapi mari kita bedah dengan sudut pandang data, perilaku pasar, dan strategi bisnis.

Key Takeaways
📊 Google Ads masih unggul di search intent
📱 Meta Ads dominan untuk awareness & impulse buying
💰 UMKM cenderung mulai dari Meta Ads
🎯 Brand besar biasanya pakai keduanya

Gambaran Besar Pasar Iklan Digital 2025

Menurut laporan Statista dan eMarketer 2025, belanja iklan digital global masih didominasi oleh dua raksasa:

  • Google (termasuk YouTube)
  • Meta (Facebook & Instagram)

Secara global, Google masih memegang porsi pendapatan iklan digital terbesar. Namun Meta mengalami pertumbuhan signifikan di segmen e-commerce dan direct response.

Artinya?

Secara jumlah total pengiklan, keduanya sangat besar. Tapi karakter pengiklannya berbeda.

Kenapa Banyak UMKM Memilih Meta Ads?

Jika kita berbicara tentang meta ads 2025, ada satu faktor utama: kemudahan masuk.

Banyak pelaku UMKM merasa:

📱 Setup lebih sederhana
🎨 Visual lebih menarik
💸 Bisa mulai dari budget kecil
⚡ Cepat terlihat hasilnya

Meta unggul dalam membangun demand. Orang yang tadinya tidak mencari produk, bisa tiba-tiba membeli karena tertarik visual atau storytelling.

Contoh nyata:
Brand skincare lokal sering mendapatkan penjualan besar hanya dari satu konten Reels yang di-boost.

Kenapa Google Ads Tetap Kuat?

Sekarang kita lihat sisi lain.

Google Ads 2025 masih sangat kuat karena berbasis intent.

Orang yang mengetik:
“Jasa renovasi rumah Jakarta”
atau
“Beli laptop gaming murah”

Mereka sudah siap membeli.

Dan di situlah Google unggul.

Menurut Google Economic Impact Report 2025, bisnis yang menggunakan Google Search Ads memiliki conversion rate lebih tinggi untuk produk dengan kebutuhan spesifik.

Karena user datang dengan niat.

Perbandingan Karakter Pengiklan

Mari kita lihat perbedaan umum:

AspekMeta AdsGoogle Ads
Tipe TrafficInterruptiveIntent-based
Cocok UntukProduk impulsifProduk kebutuhan
VisualSangat pentingTidak selalu
Learning CurveRelatif mudahLebih teknis
UMKM DominasiTinggiSedang

Dari sisi jumlah akun pengiklan kecil dan menengah, Meta sering terlihat lebih ramai.

Tapi dari sisi nilai belanja iklan besar, Google masih sangat kuat.

Di Indonesia 2025, Mana Lebih Banyak?

Jika melihat tren Indonesia:

  • UMKM dan brand lokal banyak memulai dari Instagram & Facebook Ads
  • Bisnis jasa profesional (properti, pendidikan, B2B) lebih banyak menggunakan Google Ads

Beberapa agensi digital marketing bahkan menyebut bahwa 70% klien e-commerce mereka memulai dari Meta sebelum ekspansi ke Google.

Artinya secara jumlah akun kecil, Meta bisa lebih banyak.
Tapi secara kualitas intent dan stabilitas, Google tetap dominan.

Perubahan Perilaku Konsumen 2025

Ada satu perubahan besar.

Gen Z dan Milenial lebih banyak “search” lewat media sosial dibanding Google.

Mereka mencari rekomendasi lewat:

📱 Instagram
🎥 TikTok
📌 Pinterest

Tapi ketika sudah yakin ingin membeli?
Mereka tetap kembali ke Google untuk membandingkan.

Ini yang membuat banyak brand akhirnya memakai dua platform sekaligus.

Strategi Brand Besar di 2025

Brand besar jarang memilih salah satu.

Mereka biasanya:

🔥 Bangun awareness lewat Meta
🔎 Tangkap intent lewat Google
📊 Retargeting lintas platform

Menurut Neil Patel dalam salah satu webinar 2025, kombinasi Meta + Google memberikan ROI lebih stabil dibanding hanya fokus pada satu channel.

Jadi, Mana Lebih Banyak Pengiklan?

Jika ditanya secara jumlah akun kecil dan menengah:
Kemungkinan Meta Ads lebih banyak digunakan.

Jika ditanya secara total belanja dan pengiklan besar:
Google Ads masih unggul secara revenue.

Jawabannya bukan hitam putih.

Meta unggul di volume UMKM.
Google unggul di intent dan high-value market.

Siapa yang Harus Pilih Meta?

Cocok untuk Anda jika:

📱 Jual produk visual (fashion, skincare, makanan)
💸 Budget terbatas
🎯 Ingin bangun brand awareness cepat

Siapa yang Harus Pilih Google?

Cocok untuk Anda jika:

🔎 Produk berbasis kebutuhan
🏢 Jasa profesional
📊 Ingin traffic dengan niat beli tinggi

FAQ Seputar Meta Ads vs Google Ads 2025

Apakah Meta Ads lebih murah dari Google Ads?

Tidak selalu. Biaya tergantung niche dan kompetisi.

Mana yang lebih cepat menghasilkan penjualan?

Untuk impulse buying, Meta sering lebih cepat. Untuk kebutuhan spesifik, Google lebih stabil.

Apakah UMKM wajib pakai keduanya?

Tidak wajib, tapi idealnya iya jika ingin scale.

Apakah Google Ads mulai ditinggalkan?

Tidak. Justru tetap menjadi platform utama untuk search-based marketing.

Mana yang lebih cocok untuk pemula?

Meta Ads biasanya lebih ramah pemula.

Di tahun 2025, pertanyaannya bukan lagi “mana lebih banyak?”

Tapi:
Platform mana yang paling sesuai dengan model bisnis Anda?

Karena pada akhirnya, bukan soal Meta atau Google.

Yang penting adalah:
Apakah iklan Anda menghasilkan profit?

-
people visited this page
-
spent on this page
0
people liked this page
Share this page on
Share the Post:

Related Posts

Scroll to Top

Booking Form

Fill out the form below, and we will be in touch shortly.
Book Room Hotel